BLORA, (blora-ekspres.com) – Tragedi kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, masih terus ditangani petugas hingga hari kedua, Senin (18/08/2025), namun hingga saat ini api masih belum bisa dipadamkan.
Peristiwa itu telah menelan korban jiwa, membuat warga mengungsi, dan menggerakkan tim tanggap darurat BPBD setempat.
Sejauh ini, korban meninggal tercatat tiga orang. Tanek (60) meninggal dunia sebelum sempat dirujuk ke RSUD Dr. R. Soetijono Blora pada hari pertama. Sementara itu, dua warga lainnya, Wasini (53) dan Sureni (52), meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr. R. Soetijono Blora.
Selain penanganan korban, petugas juga melakukan evakuasi terhadap sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Warga sementara mengungsi di rumah kerabat terdekat demi keamanan dan kenyamanan mereka.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Dra. Mulyowati, menyampaikan kondisi terkini di lokasi.
“Kami masih fokus melakukan pemadaman dan evakuasi. Saat ini sebanyak 50 KK sudah kami amankan ke rumah kerabat terdekat untuk mengurangi risiko lebih lanjut. Kami juga terus memantau kondisi korban yang dirawat di rumah sakit,” ujar Mulyowati.
Mulyowati menambahkan, petugas bekerja keras untuk mengendalikan api dan memastikan tidak ada korban tambahan.
“Tim gabungan dari BPBD, Polri, dan pihak terkait terus berada di lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas Mulyowati.***











