BLORA, (blora-ekspres.com) – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Blora dilakukan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora mendatang. Target tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) tindak lanjut hibah lahan PSDKU UNY yang digelar di Hotel UNY, Selasa (30/06/2026).
FGD tersebut dihadiri Rektor UNY Prof. Sumaryanto, Wakil Bupati (Wabup) Blora Sri Setyorini, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kemdiktisaintek Agus Sunarya Sulaeman, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, jajaran OPD Pemkab Blora, serta tim teknis pembangunan kampus. Pertemuan itu membahas percepatan tahapan pembangunan setelah proses hibah lahan dari Pemkab Blora resmi tuntas melalui Berita Acara Serah Terima (BAST).
Rektor UNY Prof. Sumaryanto mengapresiasi dukungan penuh Pemkab Blora terhadap pembangunan kampus tersebut. Menurutnya, langkah yang dilakukan Blora kini menjadi perhatian sejumlah daerah lain yang ingin menghadirkan akses pendidikan tinggi di wilayah masing-masing.
“Sudah banyak daerah yang ingin mengikuti jejak Blora, di antaranya Purworejo, Wonosobo, Musi Rawas Sumatera dan banyak lagi. Apa yang dilakukan Blora ini menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pemerintah pusat dapat bersinergi,” ujar Sumaryanto.
Sumaryanto menuturkan, pembangunan PSDKU UNY di Blora merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas agar lebih dekat dengan masyarakat. Selain menghadirkan kampus baru, UNY juga menyiapkan berbagai tahapan pembangunan secara bertahap.
Menurut Sumaryanto, setelah proses pengurukan lahan seluas sekitar 10 ribu meter persegi selesai pada Oktober mendatang, UNY akan menggelar kegiatan bersama masyarakat sebelum groundbreaking dilakukan.
“Target kami, setelah lahan selesai diuruk pada minggu kedua bulan Oktober, akan kita adakan senam bersama. Kemudian saat HUT Blora nanti kita lakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama,” jelas Sumaryanto.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, UNY juga berupaya melibatkan masyarakat lokal dalam pengembangan kampus, termasuk membuka peluang tenaga pendidik asal Kabupaten Blora.
“Tenaga pendidik nantinya kami upayakan juga dari lokal Blora, tidak lagi semuanya dari UNY pusat. Ini sesuai dengan moto UNY, Membangun Indonesia Menata Dunia,” kata Sumaryanto.
Sumaryanto berharap kehadiran PSDKU UNY nantinya mampu meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat Blora, memperluas kesempatan kuliah bagi generasi muda, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan intelektual di wilayah Blora dan sekitarnya.
Sementara itu, Wabup Blora Sri Setyorini menyambut positif target groundbreaking yang direncanakan saat Hari Jadi Kabupaten Blora. Menurutnya, pembangunan kampus UNY menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Kami menyambut baik rencana groundbreaking PSDKU UNY yang ditargetkan saat Hari Jadi Kabupaten Blora. Ini menjadi langkah nyata untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih dekat, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat Blora,” ujar Budhe Rini, sapaan akrab Wabup Blora.
Budhe Rini menegaskan, Pemkab Blora akan terus mengawal seluruh tahapan pembangunan agar proses percepatan kampus dapat berjalan sesuai target.
“Pemkab Blora berkomitmen mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan PSDKU UNY, mulai dari percepatan perizinan, kesiapan infrastruktur, hingga legalitas aset. Kami ingin keberadaan kampus ini nantinya benar-benar menjadi penggerak peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan daerah,” kata Budhe Rini.
Dalam forum tersebut, Pemkab Blora dan UNY juga membahas percepatan penyusunan dokumen UKL-UPL, Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), sinkronisasi jadwal konstruksi, hingga penyelesaian administrasi legalitas aset untuk mendukung pembangunan kampus berjalan tanpa hambatan.











