BeritaPendidikan

Dari Blora ke Malaysia, IAIKU Perluas Jangkauan KKN Internasional

×

Dari Blora ke Malaysia, IAIKU Perluas Jangkauan KKN Internasional

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Institut Agama Islam Khozinatul Ulum (IAIKU) Blora resmi menerjunkan ratusan mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026. Menariknya, selain ditempatkan di sejumlah wilayah Kabupaten Blora, puluhan mahasiswa juga akan menjalani KKN Internasional di Malaysia.

Prosesi penerjunan dipimpin langsung oleh Rektor IAIKU Blora, KH Ahmad Zaki Fuad, bersama Bupati Blora, Arief Rohman. Kegiatan ditandai dengan pemakaian jaket almamater KKN kepada empat perwakilan mahasiswa digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Senin (06/07/2026).

Rektor IAIKU Blora, KH Ahmad Zaki Fuad, menyampaikan total peserta KKN tahun ini mencapai 285 mahasiswa dari berbagai program studi.

“Sebanyak 261 mahasiswa akan mengikuti KKN reguler di empat kecamatan, yakni Kedungtuban, Jati, Kradenan, dan Randublatung. Pelaksanaan dimulai 7 Juli hingga akhir Agustus, sedangkan pemaparan hasil KKN akan dilaksanakan September mendatang,” ujar KH Ahmad Zaki Fuad.

Tak hanya itu, sebanyak 24 mahasiswa bersama enam dosen pembimbing juga akan diterjunkan dalam program KKN Internasional di Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia selama 25 hari.

Menurutnya, program tersebut tidak sekadar pengabdian masyarakat, namun juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik dan kemampuan komunikasi internasional mahasiswa.

“Mahasiswa nantinya diterjunkan di lembaga pendidikan sekitar kampus untuk sharing penelitian, kolaborasi, hingga pertukaran budaya. Kami ingin mahasiswa memiliki kemampuan komunikasi internasional sekaligus mengenalkan Islam moderat dari Indonesia ke Malaysia,” jelasnya.

Program internasional itu juga dinilai menjadi bagian dari penguatan kerja sama luar negeri yang sebelumnya telah dibangun IAIKU Blora dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia.

Sementara itu, Bupati Blora, Arief Rohman, mengapresiasi konsistensi IAIKU Blora yang terus menggelar KKN hingga memasuki pelaksanaan ke-16, termasuk KKN internasional untuk kedua kalinya.

Menurut Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora, keberanian memperluas jangkauan KKN hingga luar negeri menjadi bukti bahwa IAIKU mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai keislaman dan pengabdian masyarakat.

“Terima kasih kepada IAI Khozinatul Ulum yang terus konsisten melaksanakan KKN hingga ke-16 dan kedua di tingkat internasional,” kata Mas Arief.

Khusus mahasiswa yang melaksanakan KKN di Blora, Bupati meminta agar ikut membantu dua program prioritas daerah, yakni pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan penguatan program Sekolah Sisan Ngaji (SSN).

Ia meminta seluruh mahasiswa mampu menyusun database ATS secara detail di desa lokasi KKN, mulai dari usia, alamat, kondisi ekonomi hingga penyebab putus sekolah.

“Pemkab ingin seluruh ATS bisa terdata dengan baik. Jangan sampai ada yang luput. Kalau tidak memungkinkan kembali ke sekolah reguler, bisa diarahkan ke program kejar paket,” tegasnya.

Selain itu, mahasiswa juga diminta mendukung program SSN yang digagas Pemkab Blora untuk memperkuat pembelajaran agama di sekolah negeri.

“Masih banyak anak usia SD dan SMP yang belum hafal bacaan salat dan belum lancar mengaji. Karena itu kami membuat program Sekolah Sisan Ngaji, dan kami berharap mahasiswa IAIKU ikut membantu menyukseskannya,” lanjut Mas Arief.

Ia juga berpesan kepada 24 mahasiswa yang akan berangkat ke Malaysia agar mampu menjadi duta budaya sekaligus agen intelektual yang membawa citra positif Indonesia di kancah internasional.

“Kalian mengemban misi penting sebagai duta budaya dan agen intelektual. Pelajari tata kelola masyarakat di sana, ambil hal-hal positifnya, lalu formulasikan untuk diterapkan ketika kembali ke Indonesia,” pesannya.

Seluruh mahasiswa peserta KKN tahun ini juga dibekali perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk jaminan keselamatan selama menjalankan pengabdian di lapangan.

Salah satu peserta KKN, Muhammad Amirul Huda, mengaku siap menjalankan seluruh program yang telah diarahkan pemerintah daerah maupun kampus.

“Bismillah, semoga KKN nanti berjalan lancar. InsyaAllah kami siap menyukseskan program-program yang disampaikan Pak Bupati,” ujarnya.***