Bhayangkara Blora Juara Bhayangkara Cup II

BLORA,, (blora-ekspres.com) –  Bhayangkara Blora sukses menjadi juara usai mengalahkan Purpantara Kragan, Rembang di partai final dengan skor 3-0 yang dicetak oleh Dhika (14”), Abi lewat titik putih (19”) di babak pertama dan gol ketiga dicetak Romy (40”) di babak kedua.

Kedua kesebelasan melaju ke partai final setelah keduanya menjadi juara grup masing-masing.

Bhayangkara Blora menjadi juara grup A dengan nilai sempurna dengan mengalahkan Cepu Putra dengan skor 1-0 dipertandingan pertama dan mengalahkan Amuba Wirosari dengan skor (5-0).

Sedangkan Purpantara Kragan menjadi juara grup B juga dengan nilai sempurna seelah  mengalahkan Bhayangkara Muda dengan skor 0-5 dipertandingan pertama dan mengalahkan Reborn Kalirejo Wirosari dengan skor (4-0).

Peraturan pertandingan sendiri 11 lawan 11 dengan pergantian bebas, dan main setiap babak sekitar 20 menit, dengan waktu istirahat hanya sekitar lima menit.

“Bhayangkara Blora sukses menjadi juara, setelah menjadi juara grup A dengan poin 6 yang mengungguli Cepu Putra denan poin 1 mengalahkan Purpantara Kragan, Rembang di partai final dengan skor 3-0,” jelas Manajer Bhayangkara Blora, Iptu Zainal Arifin kepada media ini.

Sedangkan Purpantara Kragan menjadi juara grup B dengan niai (5-1). Untuk Purpantara dan Reborn Kalirejo harus berbagi nilai (3-3). Namun Cepu Putra berhak menjadi Runner Up dengan selisih gol. Cepu Putra (1-2), sedangkan Amuba Wirosari (1-5)

Sepanjang turnamen performa anak-anak baik Bhayangkara bermain dengan penuh percaya diri tinggi.

“Anak-anak sebelum main sudah saya kasih masukan agar sejak game pertama jangan sampai salah kontrol dan pasing bolanya,” tuturnya.

Arifin mengakui pencapaian juara ini adalah berkat proses panjang dari konsistennya pemain saat berlatih.

“Ini berkat selama latihan anak-anak disiplin waktu dan selalu melaksanakan apa yang saya terapkan. Salah satunya tentang permainan sepakbola yang baik dan benar. Nggak hanya sekadar mencari kemenangan saja, tapi jiwa sportifitas yang utama harus diterapkan di lapangan,” tegasnya.***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *