DPRD Soroti Penyerapan Anggaran Refocusing Penanganan Covid 19 Pemkab Blora

BLORA, (blora-ekspres.com) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora Siswanto menyoroti anggaran refocusing pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora disetiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk penanganan COVID-19 yang berasal dari refocusing 8 persen Dana Alokasi Umum Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2021.

“DPRD menyoroti anggaran refocusing penanganan Covid 19, sebesar 8 persen dengan total Rp. 72 Milyar, baru terserap per minggu pertama bulan Juli lalu sebesar Rp. 15 Milyar, atau baru sekitar 20 persen, kata Siswanto saat ditemui ruang kerjanya, Jum’at (16/07/2021).

Kemarin, kata Siswanto, kita telah melakukan rapat dengan OPD yang melaksanakan penanganan Covid 19 Kabupaten Blora. Di dalam laporannya baru bisa menyerap Rp. 15 Milyar atau baru 20 persen.

“ini menjadi sebuah pertanyaan. Ada apa? Anggaran sudah ada, kenapa serapannya lamban?,” ungkap politisi muda Partai Golkar ini.

Lebih lanjur, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora ini menyampaikan, anggaran tersebut sangat dibutuhkan untuk belanja alkes, belanja obat – obatan, insentif nakes dan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Ini mestinya harus dipercepat,” terang Siswanto.

Siswanto juga mengakui, penanganan Covid-19 di Blora sudah baik, sehingga kondisi bisa berubah dari zona merah, menjadi zona oranye.

“Penanganan Covid 19 di Blora, saya akui sudah baik, namun ini harus dibarengi dengan penyerapan anggaran untuk insentif para nakes, kasihan mereka, sudah bekerja keras menyelamatkan orang, insentifnya belum turun, nanti tolong ditanyakan ke Dinkes dan Dirut RSU, kendalanya apa, kemudian terkait dengan belanja alat kesehatan, APD dan obat – obatan, harus dipercepat,” tandas Siswanto kembali.***Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *