Example floating
Example floating
Example floating
Olahraga

Kejar Target Medali di Porprov XVI Jateng, Koni Blora Gelar TC Untuk Atlet Unggulan

×

Kejar Target Medali di Porprov XVI Jateng, Koni Blora Gelar TC Untuk Atlet Unggulan

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Blora menargetkan kontingen Blora bisa meraih 25 medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Jawa Tengah 2023 yang akan digelar pada 5-11 Agustus 2023 mendatang.

‘’Target 25 medali emas ini antara lain mengacu pada perolehan medali emas kontingen Blora di Porprov Jateng 2018 sebanyak 17 medali emas dan juga perolehan medali di kualifikasi Porprov Jateng 2023,’’ ujar Ketua Umum KONI Blora Hery Sutiyono dalam rapat koordinasi pengurus cabor dalam rangka persiapan Porprov Jateng 2023 di Aula KONI Blora, Jumat (24/02/2023).

Selain mengacu pada Porprov Jateng sebelumnya, tambah Hery, saat kualifikasi Porprov Jateng 2023, atlet Blora mendapatkan 16 medali emas, 17 perak dan 14 perunggu.

Hasil kualifikasi tersebut masih ditambah dengan prediksi perolehan medali dari 11 cabang olahraga yang atletnya tidak mengikuti kualifikasi karena Blora berstatus tuan rumah Porprov Jateng 2023 bersama lima kabupaten lainnya di eks Karesidenan Pati (Rembang, Pati, Kudus, Jepara dan Kabupaten Grobogan). Ke-11 cabang olahraga itu adalah angkat besi, angkat berat, bina raga, panjat tebing, judo, panahan, menembak, tenis lapangan, aeromodeling, sambo dan ju-jitsu.

Dari 11 cabor tuan rumah tersebut, atlet Blora diprediksi bisa mengumpulkan sebanyak 28 medali emas, 21 perak dan 20 perunggu.

‘’Setelah ditotal, prediksi perolehan medali kontingen Blora di Porprov Jateng 2023 adalah 44 medali emas, 40 perak dan 34 perunggu. Jika prediksi meleset sepuluh persen saja, target sebanyak 25 medali emas masih bisa terlampaui,’’ kata Hery Sutiyono didampingi sejumlah pengurus harian KONI Blora.

Untuk merealisasikan target tersebut, lanjut Hery, para atlet yang akan berlaga di Porprov diwajibkan menjalani pemusatan latihan (TC) yang akan dimulai 1 Maret 2023 mendatang.

Atlet yang ditargetkan meraih emas menjalani TC selama lima bulan, perak empat bulan, perunggu tiga bulan dan nonmedali menjalani TC selama dua bulan.

“Kami menyiapkan anggaran cukup besar untuk pelaksanaan TC,” ungkap Hery.

Menurutnya, atlet yang menjalani TC akan mendapatkan uang saku Rp 1 juta perbulan untuk atlet yang diprediksi meraih medali emas, Rp 700 ribu medali perak, Rp 500 ribu medali perunggu dan atlet nonmedali mendapatkan uang saku Rp 300 perbulan selama mengikuti TC. Tak hanya uang saku.

Menurut Hery kebutuhan atlet seperti makan, vitamin dan suplemen lainnya dipenuhi ketika menjalani pemusatan latihan. Selain atlet, pelatih juga mendapat uang saku dan kebutuhan makan serta vitamin dipenuhi.

‘’Kami tak main-main dalam menyiapkan atlet ini. KONI juga telah membentuk tim monitoring untuk memantau dan mengawasi pemusatan latihan. Jadi, pemusatan latihan ini harus benar-benar dilaksanakan dengan baik 7 hari dalam sepekan dan 30 hari dalam satu bulan,’’ tegas Hery.***

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *