Pemilu 2024, Pemilih Pemula dan Muda Memiliki Peran Strategi

BLORA, (blora-ekspres.com) – Untuk memperbaiki tingkat partisipasi dan memperbaiki kualitas demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora akan memaksimalkan pemilih pemula dan muda dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisioner KPU Blora Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Moh. Syaiful Amri saat menggelar sosialisasi Tatap Muka Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bersama Pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Blora digelar di De Garden, Desa Sukorame, Kecamatan Tunjungan, Kamis (27/10/2022).

“Tingkat partisipasi masyarakat akan berpengaruh besar pada kesuksesan Pemilu 2024. Utamanya peran pemilih pemula dan muda,” kata Amri.

Amri menyebutkan yang disebut pemilih pemula, adalah pemilih yang berusia 17 tahun atau pemilih yang berusia dibawah 17 tahun tapi sudah pernah menikah serta pemilih yang purna tugas dari anggota TNI-Polri yang sebelumnya tidak memiliki hak pilih. Sedangkan pemilih muda usia, pemilih yang berusia 21 tahun hingga 35 tahun.

“Bila ditotal, jumlah pemilih pemula dan muda dalam Pemilu 2022 nanti mencapai sekitar 50 persen,” terang Amri.

Menurut Amri, pemilih pemula dan muda dalam pemilu, mempunyai peran strategis. Karena sebagai pemilih yang mengedepankan idealis yang belum memiliki beban ekonomis.

Melalui sosialisasi ini, KPU Blora berharap, ke depan proses demokrasi di sini makin sehat dan menggerakkan teman-teman untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pemilu,” kata Amri

Perlu diketahui, Pemilu 2024 digelar serentak pada tanggal 14 Februari yang akan memilih anggota legislatif tingkat kabupaten/kota, provinsi, pusat,Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, serta pemilihan presiden/wakil presiden.

Pada tanggal 27 November 2024 diselenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada) untuk memilih bupati/wali kota serta gubernur.***

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.