Example floating
Example floating
Example floating
HL

Sah, Dua Muri Dipecahkan Pemkab Blora

×

Sah, Dua Muri Dipecahkan Pemkab Blora

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berhasil mencetak sejarah dua rekor muri dalam satu kali perhelatan yang digelar di sepanjang Jalan Pemuda Blora, Rabu, (16/08/2023).

Dua rekor MURI tersebut, yakni Sajian Sega Berkat (bungkus daun jati) terbanyak dan Mengenakan Busana Samin dengan peserta terbanyak.

Dalam Sajian Sega Berkat (bungkus daun jati) Pemkab Blora menargetkan sebanyak 7.800 bungkus dan terverifikasi sebanyak 9.640 bungkus. Sedangkan Mengenakan Busana Samin dengan target 4.000 peserta dan terverikasi sebanyak 5.731 peserta.

Bupati Blora, Arief Rohman menerima langsung penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yang di wakili Representatif MURI Sri Widayati.

Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora mengatakan, Sajian Sega Berkat (bungkus daun jati) dan Mengenakan Busana Samin ini merupakan pelestarian tradisi dan adat Kabupaten Blora..

“Sajian Sega Berkat ini merupakan sebuah tradisi gas desa (sedekah bumi) yang dimiliki oleh berbagai desa yang ada di kabupaten Blora. Sedangkan Busana Samin ini merupakan busana khas adat Samin,” kata Mas Arief.

Adanya tradisi gas desa ini, terang Mas Arief, menandakan bahwa warga Blora suka besedekah.

Lebih lanjut Mas Arief menyampaikan, keberhasilan mencetak sejarah dua rekor muri ini ini merupakan wujud kolaborasi seluruh stakeholder dalam pelestarian adat dan tradisi di Blora.

Representatif MURI Sri Widayati, menjelaskan, pencatatan Muri ditunjukkan untuk mengapresiasi karsa dan karya superlatif yang diciptakan putra-putri Indonesia. Sebagai sarana pencatat sejarah yang menginspirasi profesionalisme, dan integritas generasi penerus bangsa.

‘’Kami mewakili Ketua Umum MURI Jaya Suprana, mengumumkan, sekaligus mengesahkan dua rekor MURI yang pertama Sajian Sega Berkat (bungkus daun jati) sebanyak 9.640 bungkus dan Mengenakan Busana Samin sebanyak 5.731 peserta, resmi tercatat di MURI. Sebagai bukti tercatatnya prestasi ini dianugerahkan piagam penghargaan MURI kepada pemrakarsa dan penyelenggara Bupati Blora, Arief Rohman,” jelas Sri Widayati.

Lebih lanjut, Sri Widayati.menjelaskan kegiatan ini luar biasa, tentunya sebagai wujud nyata dari Pemkab Blora dalam hal handarbeni, hangrukebi, nguri-uri kebudayaan asli Blora.

“Semoga dengan kegiatan ini semakin mengharumkan nama Kabupaten Blora baik di kancah nasional maupun internasional,’’ harap Sri Widayati.***

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *