Standart Asesment WHO, Blora Masih di Level 3

BLORA, (blora-ekspres.com) Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan dalam rapat Evaluasi PPKM Level 4 Jawa-Bali yang digelar secara virtual menyampaikan sesuai evaluasi PPKM Level 4, Jawa Tengah menunjukkan trend penurunan meskipun belum terlalu signifikan.

“Jawa Tengah ada penurunan kasusnya, meskipun ada perubahan tetapi masih relatif tinggi positivity rate nya. Sementara Blora, sesuai dengan standart asesment WHO masih dalam posisi Level 3 dalam rentang 26 Juli – 2 Agustus 2021,” kata Luhut, Minggu (25/07/2021).

Luhut juga meminta kepada Gubernur serta Bupati dan Walikota selama dua minggu kedepan ada perbaikan dan angka-angka ini harus makin baik.

“Mohon perhatian teman-teman Gubernur serta Bupati/Walikota agar dua minggu kedepan ada perbaikan, dan angka-angka ini harus makin baik. 3 T (testing, tracing dan treatment) menjadi sangat penting dalam pelaksanaan PPKM Level 1-4. Dan saya minta Kepala Daerah untuk melaksanakan percepatan penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat terdampak,” pinta Luhut.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI Muhamad Tito Karnavian menekankan bahwa relaksasi tidak berarti kembali ke normal dan menjadikan masyarakat abaikan protokol kesehatan.

Tito juga mengimbau agar kegiatan yang mengundang penonton agar tidak diperbolehkan. Selain itu, ia juga mengharapkan kepada seluruh kepala daerah betul-betul memperhatikan pengusaha harian atau pengusaha kecil dan PKL yang terdampak.

“Kegiatan olahraga dan seni yang cenderung mengundang penonton tidak diperbolehkan. Dan sekali lagi saya minta kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan pengusaha harian/pengusaha kecil/PKL terdampak agar betul-betul dibantu dan pengambilan keputusan disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing, yang perlu ditekankan adalah PKL benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Setelah nanti terbit inmendagri tolong segera ditindaklanjuti dengan surat keputusan atau surat edaran,” ucap Tito.

Tito juga meminta, bantuan sosial agar segera diturunkan untuk membantu masyarakat terdampak dan apabila ada yang tidak masuk dalam DTKS.

“Silakan kepala daerah mengambil kebijakan strategis untuk mengatasinya. Kepala daerah serentak semua turun menyalurkan bansos. Daerah yang paling tahu siapa saja yang belum terima. Spirit new normal live perlu kita gaungkan kembali,” lanjut Tito.

Menteri kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin dalam arahannya meminta dua hal kepada kepala daerah yang mengikuti rakor evaluasi ini.

“Dua hal yang perlu perhatian Gubernur, Bupati dan Walikota yaitu pertama pastikan satgas oksigen dibantu monitor ketersediaan oksigen, yang saat ini menjadi hal yang sangat urgent dan kedua pastikan ketersediaan obat untuk masyarakat yang terpapar Covid19,” ungkap Menkes.

Seusai mengikuti rapat virtuap bersama Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Muhamad Tito Karnavian dan Menteri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin di Ruang Rapat Setda Bupati Arief Rohman, menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

“Hasil evaluasi menunjukan Kabupaten Blora masih di Level 3, saya minta untuk tidak jemu-jemunya menekankan protokol kesehatan dimana pun kita berada. Langkah – langkah strategis apa yang akan kita ambil, kita tunggu inmendagrinya dulu setelah itu kita tindak lanjuti dengan mengeluarkan surat edaran,” terang Mas Arief sapaan akrab Bupati Blora.

Sekali lagi, kata Mas Arief, saya minta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Blora untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada.***Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *