Stok Beras dan Gabah di Blora Aman

BLORA, (blora-ekspres.com) – Upaya mengetahui ketersediaan sekaligus kondisi harga gabah yang ada, Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) RI Prihasto Setyanto melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Blora, Selasa (08/11/2022).

Kunjungan kerja di Kabupaten Blora ini untuk melihat ketersediaan stok beras di berbagai daerah yang sebelumnya, juga melakukan kunjungan serupa ke berbagai daerah sekitar, seperti halnya Kabupaten Pati dan Rembang.

“Kita ditugaskan oleh Menteri Pertanian untuk terjun ke lapangan untuk melihat ketersediaan stok beras di daerah. Dan sekarang di Blora seperti apa kita ingin melihat,” kata Dirjen Hortikultura Kementan RI, Prihasto Setyanto.

Kemarin, terang Prihasto Setyanto, Pati dari Rembang semuanya surplus dan ketahanan pangan cukup stabil

Berdasarkan data, sampai Oktober ada kelebihan beras 6,6 juta ton secara nasional, dari struktur tersebut 49,3 persen ada pada rumah tangga, 21,7 persen ada di penggilingan, 12,5 persen ada di pedagang, 10 persen ada di bulog, 5 persen di hotel, restoran dan catering, 0,7 persen ada di pasar induk beras.

“Kekuatan kita sebetulnya ada di rumah tangga, memang inilah yang kita ingin melihat, jadi kemarin beberapa desa kita masukin, rumah di desa yang kategori miskin begitu masuk mereka punya gabah, ternyata kekuatan kita disitu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Blora Tri Yuli Setyowati menyampaikan, mengungkapkan bahwa ketersediaan gabah maupun beras di Blora dalam kondisi aman.

“berdasarkan pantauan kami, kondisi stok beras dan gabah di Blora, Alhamdulillah, keberadaan gabah atau beras di Kabupaten Blora ini cukup,” tandasnya.

Setelah diskusi selesai dilakukan, rombongan kemudian meninjau Kampung Buah yang ada di Desa Tunjungan. Dirjen pada kesempatan tersebut turut memberikan masukan dan saran agar pengembangan tanaman buah di Blora bisa berjalan dengan baik.***(adv)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.