Example floating
Example floating
Example floating
BeritaHL

Transformasi dengan Dana Rp 32 Miliar, Terminal Bus Cepu Terbaik di Perbatasan Jateng-Jatim

×

Transformasi dengan Dana Rp 32 Miliar, Terminal Bus Cepu Terbaik di Perbatasan Jateng-Jatim

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Bupati Blora, Arief Rohman, menunjukkan apresiasi tinggi terhadap hasil pembangunan Terminal Bus Tipe A Cepu, Blora, yang didanai oleh Kementerian Perhubungan RI dengan total anggaran sebesar Rp 32 miliar. Dalam inspeksi yang dilakukan, Kamis (13/06/2024).

Mas Arief, sapaan Bupati Blora mengakui bahwa terminal ini kini menjadi yang terbaik di wilayah perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Didampingi petugas piket terminal, Biyoto, Mas Arief meninjau setiap fasilitas terminal yang mulai dibangun sejak tahun 2023. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu penumpang, mushola, toilet, ruang kios PKL, pujasera, kios penjual tiket bus, ruang tunggu bus, jalur masuk dan keluar terminal.

Tak hanya itu, Mas Arief juga diajak melihat ruang kantor terminal yang dilengkapi dengan ruang pelayanan informasi dan sekretariat.

“Pembangunan terminal ini sudah selesai dan mulai beroperasi. Namun, kios PKL dan pujasera masih menunggu pengisian. Untuk peresmiannya, kami masih menunggu info dari pusat,” jelas Biyoto.

Sementara Mas Arief, mengungkapkan rasa terkesannya terhadap pembangunan terminal ini.

“Terima kasih kepada Presiden dan Menteri Perhubungan atas dukungannya dalam pembangunan Terminal Cepu yang sebelumnya sudah banyak mengalami kerusakan. Semoga dengan bangunan baru ini, semakin banyak armada bus antar kota dan antar provinsi yang membuka jalur dan singgah di sini,” ujar Mas Arief.

Mas Arief menekankan bahwa terminal Cepu sangat strategis karena berada di persimpangan wilayah Cepu Raya yang menghubungkan Blora, Bojonegoro, dan Ngawi. Terminal ini melayani banyak rute bus, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Ngawi.

“Semoga terminal ini juga bisa mendukung terwujudnya kawasan Cepu Raya yang digagas oleh Pak Mensesneg Pratikno,” tambah Mas Arief.

Kepada pengelola terminal, Bupati Arief berpesan agar kios PKL dan pujasera tetap memberikan prioritas kepada pedagang lama.

“Tolong untuk PKL yang masuk diutamakan para pedagang lama. Musholanya juga sudah bagus, tinggal diberi tulisan. Untuk pagar di bagian Timur yang kurang, semoga bisa diajukan lagi ke pusat untuk kelanjutannya,” pungkas Mas Arief.

Pembangunan Terminal Tipe A Cepu, Blora, dimulai pada Juni 2023 dan telah selesai bulan lalu, dengan total anggaran sebesar Rp 32 miliar dari Kementerian Perhubungan RI.

Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi dan mendukung perkembangan wilayah Cepu Raya.***

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *