Upaya Entaskan Pengangguran, DPC BMWI Blora Bekali Pelatihan Usaha

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebagai salah satu upaya untuk entaskan pengangguran dan meningkatkan kemampuan produktivitas dan kesejahteraan di kabupaten Blora, Bupati Blora, Arief Rohman membuka pelatihan pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan limbah yang diselenggarakan oleh Pengurus DPC Barisan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) Kabupaten Blora selama tiga hari sejak Jum’at-Minggu (20-22 Mei 2022) di Balai Latihan Kerja (BLK) Blora.

Dalam sambutannya, Bupati Arief menyampaikan pelatihan kerja ini merupakan sebagai salah satu langkah dan komitmen pemerintah kabupaten Blora dalam upaya meningkatkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Blora. Salah satu cara yang ditempuh dengan memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan limbah
Hal ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah secara terus menerus membangun kualitas sumber daya manusia dengan entaskan pengangguran dan menghasilkan pendapatan bagi warga.

Menurut Bupati Arief, apa yang diprakarsai BMWI Blora merupakan langkah inovatif bagi masyarakat kita. Pelatihan di Blora dengan pemanfaatan limbah yang dilakukan oleh para pemuda, ini tentu akan sangat bermanfaat.

“Saya berharap nantinya akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, kami juga tunggu setelah pelatihan nanti bisa di praktekan dan terlihat hasilnya,” harap Bupati Arief.

Setelah pelatihan ini, Bupati Arief juga berharap, adanya kesinambungan yang berkelanjutan dan pendampingan dari Dinas terkait agar dapat mengingat potensi UKM di Blora bagus untuk dikembangkan.

“Termasuk inovasi terkait limbah ini juga potensi. Kalau produk sudah ada, nanti dinas bisa ikut membantu pemasaran dan sebagainya. Kalau perlu nanti dibuatkan ruang bagaimana produknya bisa disebarluaskan yang nantinya bisa bermanfaat, ” harap Bupati Arief.

Ketua Apdesi, Agung Heri Susanto berharap semangat dari peserta ini nantinya bisa menjadi pionir/contoh di Desa maupun Kecamatan. “Kami harap nanti ada evaluasi pasca pelatihan ini, dan kami nanti bersama kades akan melihat apa hasil yang dilakukan pelatihan ini, ” katanya.

Agung juga meminta para peserta untuk menunjukkan hasil karya nyata sehingga semua pelatihan yang dilakukan kedepan bisa bermanfaat dalam kemajuan kegiatan di Desa dan mampu memberikan sumbangsih untuk Blora.

Ketua DPC BMWI Blora, Roy Kurniadi menjelaskan, pelatihan pelatihan pemanfaatan limbah industri di Blora diikuti oleh sekitar 100 peserta yang berasal dari desa.

“Pelatihan akan dilaksanakan selama 3 hari. Untuk pembukaan di pendopo dan dilanjutkan pelatihan di BLK Blora. Para peserta akan dilatih membuat kerajinan dari limbah,” jelas Roy Kurniadi.

Sementara, salah satu peserta pelatihan, Ely Nyunanto mengaku dengan adanya pelatihan membuat kerajinan dari limbah ini sangat bermanfaat bagi dirinya, terutama untuk mengasah ketrampilan pada bidang yang diikuti.

“Dalam pelatihan ini kita tidak hanya dilatih sebagai pengrajin, namun kita dilatih untuk menjadi pelatih bagi masyarak di desa kami,” ujar Ely.

Seusai mengikuti pelatihan ini, Ely juga siap memberikan pelatihan kepada masyarakat dengan harapan meningkatkan taraf perekonomiannya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.