Berita

PT ANTaM Ajak Petani Blora Jadi Petani Milenial Berbasis Asuransi

×

PT ANTaM Ajak Petani Blora Jadi Petani Milenial Berbasis Asuransi

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – PT Agro Nusantara Tani Milenial (ANTaM) mengajak para petani di Kabupaten Blora untuk bergabung dalam program Petani Milenial Berbasis Asuransi.

Melalui program inovatif bernama Gerakan Anti Rugi (Gemar), PT ANTaM menawarkan skema pertanian modern yang meminimalisir risiko kerugian bagi para petani.

Direktur Utama PT ANTaM, Andi Restu Wibowo menjelaskan, program ini merupakan hasil kerja sama antara PT ANTaM dengan Kementerian Desa. Sistem Gemar sudah berjalan di sejumlah daerah dan kini mulai diterapkan di Blora.

“Kami diminta untuk menerapkan sistem yang telah kami bangun selama ini ke petani di Blora. Kami meminjami modal untuk bertani yang sudah kami asuransikan,” kata Andi saat konferensi pers di kantor PT ANTaM, Senin (04/08/2025).

Melalui sistem Gemar, terang Andi, petani akan mendapatkan pinjaman modal yang telah ditanggung melalui asuransi. Jika petani mengalami gagal panen karena faktor cuaca ekstrem, hama, atau kondisi tak terduga lainnya, mereka hanya diwajibkan mengembalikan separuh dari pinjaman yang diberikan.

“Jika panennya gagal, petani cukup mengembalikan 50 persen dari pinjaman. Tapi kalau panennya berhasil, maka petani mengembalikan sepenuhnya dan keuntungan dari hasil panen itu seluruhnya milik petani,” tegas Andi.

Menurut Andi, program ini dirancang untuk memberikan rasa aman kepada petani, terutama generasi muda, agar berani menggeluti dunia pertanian tanpa khawatir akan kerugian besar.

“Kami ingin membangun ekosistem pertanian yang sehat, modern, dan bebas dari ketakutan gagal panen. Dengan adanya asuransi, petani bisa lebih fokus pada produktivitas dan kualitas hasil tani,” ujar Andi.

Lebih lanjut, Andi menyebutkan, program ini bersifat sukarela, tanpa paksaan dari pihak perusahaan.

“Sistem Gemar ini sudah berjalan, dan sudah ada sejumlah petani yang klaim. Kami pun tidak ada paksaan untuk ikut, jika tidak mau ya tidak masalah,” tambah Andi.

Andi berharap, melalui pola pendekatan ini, PT ANTaM bisa menjadi solusi konkret dalam menjawab tantangan pertanian modern dan mempercepat regenerasi petani di Blora. Perusahaan juga tengah menjajaki kemitraan dengan kelompok tani dan lembaga desa agar implementasi program ini berjalan maksimal.

PT ANTaM menilai bahwa program Gemar merupakan bentuk transformasi pola pikir di sektor pertanian. Menurut mereka, pendekatan ini mampu mengubah persepsi petani terhadap risiko menjadi lebih adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Program Gemar ini kami nilai sebagai transformasi pola pikir dalam dunia pertanian. Dari yang sebelumnya penuh risiko, kini bisa lebih adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Andi.

Pihak perusahaan juga optimistis bahwa pertanian di Blora memiliki potensi besar untuk menjadi contoh sukses penerapan model pertanian milenial berbasis asuransi di tingkat nasional.***