Berita

Kirab Budaya Ngawen Jadi Ajang Lestarikan Tradisi dan Kearifan Lokal

×

Kirab Budaya Ngawen Jadi Ajang Lestarikan Tradisi dan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Ribuan warga tumpah ruah di Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora untuk menyaksikan Kirab Budaya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tingkat kecamatan, Selasa (26/08/2025).

Suasana meriah terlihat sejak pagi, ketika 16 kontingen dari berbagai desa mulai menampilkan atraksi budaya khas daerah masing-masing.

Kirab budaya ini menempuh rute sepanjang kurang lebih 4,5 kilometer dengan start dan finis di halaman kantor Kecamatan Ngawen. Sepanjang perjalanan, peserta menampilkan beragam tradisi, kreasi seni, hingga atraksi yang memikat perhatian ribuan penonton yang memadati sisi jalan.

Camat Ngawen, M. Zaenuri, mengapresiasi semangat seluruh peserta yang telah menampilkan penampilan terbaiknya.

“Kami sangat bangga dengan partisipasi 16 kontingen yang ikut serta. Mereka tidak hanya membawa hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan kekayaan tradisi dan kreativitas warga Ngawen,” ujar Zaenuri.

Menurut Zaenuri, kegiatan ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga sarana mempererat persatuan masyarakat antar desa.

“Kirab budaya ini menjadi bukti bahwa gotong royong dan semangat kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat kita. Semoga tradisi seperti ini terus dilestarikan agar anak-anak muda semakin mencintai budaya lokal,” tambah Zaenuri.

Penampilan kontingen sangat beragam, mulai dari karnaval busana tradisional, atraksi seni tari, hingga replika hasil karya masyarakat desa. Warga yang hadir tampak antusias, banyak di antara mereka mengabadikan momen dengan kamera ponsel dan membagikan di media sosial.

Zaenuri menegaskan, pihak kecamatan akan terus mendukung kegiatan kebudayaan sebagai wujud pelestarian kearifan lokal.

“Kreativitas masyarakat harus terus kita dukung. Melalui acara seperti ini, kita bisa menjaga warisan budaya sekaligus menumbuhkan kebanggaan sebagai warga Blora,” tutur Zaenuri.