BeritaPEMERINTAHAN

Tahun 2025, Blora Siapkan Rp. 430 Miliar untuk Perbaikan 103 Ruas Jalan

×

Tahun 2025, Blora Siapkan Rp. 430 Miliar untuk Perbaikan 103 Ruas Jalan

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Blora. Tahun 2025 ini, berbagai ruas jalan yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki. Pemerintah Kabupaten Blora menyiapkan anggaran hampir Rp430 miliar khusus untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan, dana tersebut bersumber dari berbagai pos pendanaan, mulai dari APBN melalui Inpres Jalan Daerah, bantuan provinsi, Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), hingga pinjaman daerah yang sudah mendapat izin dari Kementerian Keuangan.

“Alhamdulillah tahun ini kita mencatat rekor. Total anggaran pembangunan infrastruktur jalan mencapai hampir Rp430 miliar. Ini gabungan dari APBN, bantuan provinsi, DAK, DAU, sampai pinjaman daerah. Jumlah ini yang terbesar selama saya menjabat,” ujar Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora saat menghadiri acara penyerahan penghargaan Desa Lunas PBB-P2 tercepat di Pendopo Bupati Blora, Kamis (09/08/2025).

Menurut Mas Arief, saat ini sedikitnya 103 ruas jalan sedang dikerjakan. Di antaranya jalan strategis yang menjadi prioritas, seperti Jepon–Bogorejo–perbatasan Tuban, Tunjungan–Nglangitan–Keser, Japah–Tunjungan, serta Cabak–Bleboh.

“Kita juga berharap ruas Doplang–Bangkleyan dan Kunduran–Doplang bisa segera tertangani,” tambah Mas Arief.

Mas Arief juga menegaskan, bahwa Blora berhasil memperoleh alokasi bantuan Inpres Jalan Daerah terbesar di Jawa Tengah.

“Tahun ini kita mendapat hampir Rp100 miliar atau tepatnya Rp97 miliar dari Inpres Jalan Daerah. Ini rekor tertinggi se-Jateng, dan Blora yang jadi juaranya,” ungkap Mas Arief.

Meski fokus pada pembangunan jalan, selaku Bupati Blora, Mas Arief menekankan bahwa sektor lain juga tetap mendapat perhatian. Infrastruktur pendidikan dan irigasi akan diusulkan secara bertahap untuk mendukung peningkatan kualitas SDM sekaligus menjaga ketahanan pangan.

“Komitmen kami bukan hanya membangun jalan, tapi juga memperhatikan pendidikan dan pertanian. Gedung-gedung sekolah dasar yang rusak akan kita usulkan perbaikannya. Demikian juga irigasi, karena ini penting untuk ketahanan pangan Blora,” papar Mas Arief.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, Bupati berharap percepatan pembangunan infrastruktur dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita ingin masyarakat Blora merasakan langsung manfaatnya. Semoga dengan infrastruktur yang semakin baik, roda ekonomi juga makin lancar,” pungkas Mas Arief.***