Berita

Dari Mesos, Donasi Pembangunan Masjid Al-Hikmah Desa Janjang Capai Ratusan Juta

×

Dari Mesos, Donasi Pembangunan Masjid Al-Hikmah Desa Janjang Capai Ratusan Juta

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Bupati Blora, Arief Rohman bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blora meninjau langsung progres pembangunan Masjid Al-Hikmah di Dukuh Sambong, Desa Janjang, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Rabu (24/06/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kelanjutan pembangunan rumah ibadah yang sempat terhenti selama beberapa tahun akibat keterbatasan anggaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Jiken, Ketua Baznas Kabupaten Blora, perwakilan BUMD Kabupaten Blora, tokoh masyarakat, serta warga Dukuh Sambong yang selama ini aktif bergotong royong dalam pembangunan masjid.

Kedatangan Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora disambut antusias warga. Masjid Al-Hikmah sendiri menjadi harapan besar masyarakat setempat karena nantinya akan menggantikan bangunan masjid lama yang telah digunakan sekitar 35 tahun dan dinilai sudah tidak lagi memadai.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Arief mengapresiasi semangat kebersamaan warga yang terus berupaya melanjutkan pembangunan masjid meski menghadapi berbagai keterbatasan.

“Saya sangat mengapresiasi semangat warga untuk bergotong royong membangun masjid ini. Sangat luar biasa. Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, masjid yang selama ini diidam-idamkan warga Dukuh Sambong akan segera selesai dan menjadi lebih bagus. Semoga ke depan warga dapat beribadah dengan nyaman dan masjid ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mas Arief.

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan Masjid Al-Hikmah, Mas Arief menyerahkan bantuan sebesar Rp. 20,5 juta. Bantuan tersebut berasal dari Baznas Kabupaten Blora, BUMD PT BPH, serta sejumlah kolega yang ikut berpartisipasi membantu pembangunan rumah ibadah tersebut.

Mas Arief menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya masyarakat dalam meningkatkan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan. Pembangunan masjid tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Masjid Al-Hikmah dibangun untuk menggantikan masjid lama yang selama ini digunakan sekitar 95 kepala keluarga atau lebih dari 200 warga Dukuh Sambong. Kondisi bangunan sebelumnya masih menggunakan struktur kayu dan lantai tegel sederhana sehingga dianggap kurang representatif untuk menunjang aktivitas ibadah masyarakat.

Tokoh pemuda Dukuh Sambong, Gito, mengungkapkan bahwa pembangunan masjid sempat berhenti selama kurang lebih lima tahun karena keterbatasan dana. Bersama rekannya, Parjo, ia kemudian menginisiasi penggalangan donasi melalui media sosial agar pembangunan dapat kembali dilanjutkan pada tahun 2026.

Menurut Gito, respons masyarakat terhadap ajakan donasi tersebut sangat luar biasa. Bahkan bantuan tidak hanya datang dari warga lokal, tetapi juga dari para perantau hingga donatur luar negeri.

“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat baik. Banyak perantau asal Blora di berbagai kota, tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri, bahkan donatur dari Pakistan, Tiongkok dan Jepang turut berpartisipasi membantu pembangunan Masjid Al-Hikmah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam waktu kurang dari enam minggu, donasi yang berhasil terkumpul mencapai sekitar Rp. 140 juta. Selain bantuan dana, sejumlah pihak juga memberikan dukungan dalam bentuk material maupun tenaga.

“Hari ini selain Bapak Bupati dan jajarannya yang memberikan bantuan, ada juga perwakilan perusahaan dari Jakarta PT MARKS Indonesia yang datang langsung untuk mengerjakan bagian interior masjid secara gratis,” tambah Gito.

Sementara itu, Parjo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pembangunan Masjid Al-Hikmah. Ia menilai perhatian dari pemerintah daerah dan masyarakat menjadi penyemangat besar bagi warga untuk menyelesaikan pembangunan masjid tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah membantu pembangunan Masjid Al-Hikmah. Terutama kepada Bapak Bupati Blora beserta jajarannya yang telah memberikan perhatian kepada kami sehingga pembangunan masjid ini dapat segera diselesaikan,” tuturnya.

Parjo juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Jiken yang turut memberikan bantuan berupa Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan keagamaan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah pembangunan masjid baru selesai, bangunan masjid lama direncanakan akan dimanfaatkan sebagai tempat pendidikan agama dan kegiatan mengaji bagi anak-anak di Dukuh Sambong.

Pembangunan Masjid Al-Hikmah menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong masyarakat pedesaan. Dukungan yang datang dari berbagai daerah hingga luar negeri menunjukkan tingginya kepedulian sosial masyarakat dalam membantu terwujudnya sarana ibadah yang lebih layak dan nyaman.

Dengan dukungan seluruh pihak, masyarakat Dukuh Sambong berharap pembangunan Masjid Al-Hikmah dapat segera rampung dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.***