BLORA, (blora-ekspres.com) – Di tengah persiapannya mewakili Indonesia pada ajang Miss Supranational 2026 di Polandia, Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng, menyempatkan pulang ke Kabupaten Blora untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu kepada kakek dan neneknya sebelum bertolak ke panggung internasional.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, Bupati Blora, Arief Rohman menyambut langsung kedatangan Agnes bersama keluarganya di Stasiun Cepu, Sabtu (04/07/2026).
Momen tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Blora kepada putri berdarah Blora yang akan membawa nama Indonesia di ajang dunia.
Mas Arief, saaan akrab Bupati Blora mengatakan, kehadiran Agnes di Blora merupakan kunjungan istimewa menjelang keberangkatannya ke Polandia. Menurutnya, kepulangan Agnes bukan sekadar untuk berlibur, tetapi juga berziarah dan meminta doa restu kepada keluarga besarnya di Blora.
“Ini kedatangan tamu istimewa. Mbak Agnes sebagai Puteri Indonesia 2026 pulang kampung untuk bersilaturahmi, nyekar, sekaligus meminta doa restu sebelum mengikuti event internasional di Polandia,” ujar Mas Arief.
Mas Arief menambahkan, Agnes merupakan kebanggaan masyarakat Blora karena memiliki garis keturunan dari daerah tersebut. Ia berharap dukungan dan doa masyarakat menjadi penyemangat bagi Agnes untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
“Mbak Agnes ini menjadi kebanggaan Blora. Kakek dan neneknya asli Blora, sehingga kami ikut bangga dan mendoakan semoga sukses membawa nama Indonesia,” kata Mas Arief.
Setibanya di Cepu, Mas Arief mengajak Agnes sapaan akrab Puteri Indonesia 2026 bersama keluarganya diajak menikmati sejumlah kuliner khas daerah, seperti opor ayam Kapuan, ayam goreng Mak Gogok, ikan jendil Cepu, tempe goreng, hingga lontong tahu khas Blora.
Agnes mengaku terharu atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Blora. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Arief Rohman yang telah menyambut dan mendampingi keluarganya selama berada di kampung halaman.
Saat menikmati kuliner khas Cepu, Agnes mengaku bernostalgia dengan cita rasa masakan yang mengingatkannya pada akar keluarganya di Blora.
“Kalau Singapura punya laksa, Blora punya opor yang tidak kalah rasanya. Kuahnya, santannya, ayamnya, sampai rasa pedasnya benar-benar istimewa,” ungkap Agnes.
Agnes menegaskan, kepulangannya ke Blora memiliki makna yang lebih mendalam daripada sekadar menikmati kuliner atau berlibur. Ia sengaja datang untuk memohon doa restu dari sang nenek dan keluarga besarnya agar diberi kelancaran dan hasil terbaik saat mewakili Indonesia di ajang Miss Supranational 2026 di Polandia.
“Saya pulang untuk meminta doa dan restu dari keluarga, terutama nenek, agar diberi kemudahan dan kelancaran saat membawa nama Indonesia di Miss Supranational 2026,” tutur Agnes.
Perjalanan Agnes Aditya Rahajeng menuju mahkota Puteri Indonesia 2026 diawali dengan proses seleksi yang unik. Perempuan berdarah Blora itu semula mendaftar sebagai calon wakil Jawa Tengah karena memiliki garis keturunan dari Kabupaten Blora. Namun, berdasarkan hasil audisi pusat, dewan juri mengalihkannya menjadi wakil Banten dengan mempertimbangkan domisili di Tangerang Selatan serta latar belakang pendidikannya.
Keputusan tersebut menjadi titik balik perjalanan Agnes. Ia berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Banten 2026, lalu melaju ke tingkat nasional hingga dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026. Prestasi itu sekaligus mengantarkannya mewakili Indonesia pada ajang Miss Supranational 2026 di Polandia.
Meski mengenakan selempang Banten, Agnes tetap menjaga ikatan dengan tanah leluhurnya di Kabupaten Blora. Hal itu dibuktikan dengan kepulangannya ke Blora untuk bersilaturahmi dan memohon doa restu keluarga sebelum bertolak membawa nama Indonesia ke panggung dunia.***











