BeritaPEMERINTAHAN

Kepatuhan PKB Merosot, Bapenda Jateng Libatkan Blora hingga Tingkat Desa

×

Kepatuhan PKB Merosot, Bapenda Jateng Libatkan Blora hingga Tingkat Desa

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah menggandeng Pemerintah Kabupaten Blora untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Langkah itu dilakukan menyusul menurunnya tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dihadiri oleh jajaran Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Pemkab Blora, Samsat, Jasa Raharja, Bank Jateng, camat, hingga kepala desa yang digelar di ruang pertemuan Setda Blora, Selasa (14/07/2026).

Kepala Bapenda Provinsi Jawa Tengah Muhamad Masrofi mengatakan sinergi dengan pemerintah kabupaten menjadi instruksi Gubernur Jawa Tengah guna memperbaiki tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

“Kami datang untuk memperkuat sinergi bersama Pemkab Blora dalam meningkatkan pendapatan pajak kendaraan bermotor. Ini merupakan arahan Bapak Gubernur agar pemerintah provinsi dan kabupaten bergerak bersama,” ujar Masrofi.

Masrofi mengungkapkan, tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan di Jawa Tengah kini berada pada kisaran 63–64 persen, turun dibanding sebelumnya yang mencapai sekitar 68 persen.

“Angka kepatuhan ini cukup memprihatinkan. Karena itu kami membutuhkan dukungan pemerintah daerah hingga tingkat desa agar kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bisa kembali meningkat,” kata Masrofi.

Menurut Masrofi, peran kepala daerah, camat, kepala desa, RT, dan RW sangat penting untuk mengedukasi masyarakat sekaligus mengingatkan pemilik kendaraan agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu.

Masrofi juga mengapresiasi capaian Kabupaten Blora yang berhasil merealisasikan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 104 persen. Keberhasilan tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran PKB.

“Kalau PBB bisa mencapai 104 persen, kami optimistis kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor di Blora juga bisa terus ditingkatkan. Apalagi hasil pajak itu akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan jalan, irigasi, dan infrastruktur lainnya,” jelas Masrofi.

Bupati Blora, Arief Rohman menyatakan Pemkab siap mendukung penuh langkah Bapenda Jawa Tengah melalui berbagai inovasi berbasis data dan penguatan koordinasi hingga tingkat desa agar penerimaan PKB semakin optimal dan berdampak pada peningkatan pembangunan daerah.

“Kami siap bersinergi dengan Bapenda Jawa Tengah melalui langkah-langkah berbasis data hingga tingkat desa agar kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan terus meningkat. Semakin tinggi kepatuhan masyarakat membayar pajak kendaraan, semakin besar pula kemampuan daerah membiayai pembangunan jalan dan infrastruktur untuk masyarakat,” pungkas Mas Arief.***