BLORA, (blora-ekspres.com) – Bupati Blora Arief Rohman meninjau langsung progres pembangunan kembali Pasar Ngawensebuah proyek strategis yang didanai dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kamis (30/07/2026).
Pengecekan ke lapangan ini dilakukan untuk memastikan proyek fisik yang kini progresnya telah menyentuh angka 82,72 persen tersebut berjalan sesuai target.
Dalam inspeksi tersebut, orang nomor satu di Blora itu mengingatkan pihak Kementerian PU maupun kontraktor pelaksana agar memaksimalkan sisa waktu yang ada.
Sesuai target, proyek infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat ini harus rampung pada 13 Agustus 2026.
“Kami datang untuk memantau langsung progres pembangunan Pasar Ngawen. Berdasarkan laporan, progresnya sudah mencapai 82,72 persen. Kami berharap pihak Kementerian PU maupun kontraktor pelaksana bisa menyelesaikan pekerjaan ini karena waktunya tinggal 13 hari lagi,” ujar Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.
Menurut Mas Arief, proyek pembangunan Pasar Ngawen sempat mengalami perubahan jadwal melalui adendum kontrak. Awalnya, pembangunan ditargetkan selesai pada 13 Juli 2026, namun kemudian diperpanjang hingga 13 Agustus 2026.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh pihak agar memanfaatkan waktu yang tersisa sebaik mungkin agar proyek tidak kembali molor dan terhindar dari sanksi denda akibat keterlambatan.
“Berdasarkan informasi dari kementerian, memang ada revisi adendum perjanjian dari yang semula selesai pada 13 Juli menjadi 13 Agustus. Kami berharap pengerjaan ini tidak molor lagi sehingga tidak ada denda. Harapannya, momentum 17 Agustus nanti bisa dirayakan di salah satu ikon baru Kabupaten Blora, yakni Pasar Ngawen,” kata Mas Arief.
Perwakilan Kementerian PU yang turut mendampingi kunjungan tersebut memastikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan pembangunan masih berjalan sesuai ketentuan kontrak.
“Sementara ini pengerjaan masih sesuai kontrak. Apabila nantinya tidak selesai pada 13 Agustus, baru akan diberlakukan masa perpanjangan pekerjaan disertai pengenaan denda,” tegasnya.
Di sisi lain, pihak kontraktor optimistis sisa pekerjaan sekitar 17,28 persen dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari dua pekan. Seluruh material pembangunan, menurut mereka, telah tersedia di lokasi proyek.
Untuk mempercepat penyelesaian, kontraktor akan menambah jumlah tenaga kerja dan menerapkan sistem kerja lembur.
“Penambahan pekerja pasti dilakukan. Kami memantau progres setiap hari, termasuk menambah tenaga kerja dan jam lembur agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal,” ujar perwakilan kontraktor.
Pemerintah Kabupaten Blora berharap Pasar Ngawen dapat segera beroperasi setelah pembangunan selesai. Kehadiran pasar baru tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi sekaligus menggerakkan aktivitas perdagangan masyarakat di Kecamatan Ngawen dan sekitarnya.***







