SEMARANG, (blora-ekspres.com) – Perempuan asal Blora, Sri Endahwati, resmi memimpin DPD Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) Provinsi Jawa Tengah. Ia dilantik Ketua Umum ORI Pusat Andi Gani Nena Weya di Semarang, Sabtu (19/09/2026).
Sri Endahwati yang pernah menjabat Ketua Umum HIPMI Blora dipercaya menjadi ketua pertama ORI Jateng. Kepengurusan ini dihimpun dari berbagai unsur, mulai pengusaha muda, akademisi, tokoh agama, tokoh pemuda hingga elemen lintas partai politik.
Jawa Tengah diproyeksikan menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan ORI. Andi Gani menegaskan, ORI dibangun sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis nasionalisme yang terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat.
“ORI mewadahi banyak elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, pengusaha, tokoh pemuda, tokoh pendidikan, dan berbagai unsur masyarakat lainnya,” ujar Andi Gani.
Andi mengatakan ORI kini mempercepat konsolidasi organisasi. Struktur ORI disebut telah terbentuk di 18 provinsi dengan target mencakup 38 provinsi paling lambat Maret 2027.
Ia juga meminta kepengurusan di Jawa Tengah tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi segera bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“ORI harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Setelah dilantik, seluruh pengurus harus langsung bekerja,” tegasnya.
Fokus Jaminan Sosial dan Bantuan Hukum
Ketua DPD ORI Jateng Sri Endahwati mengatakan dua program utama yang akan menjadi perhatian selama masa kepengurusan adalah jaminan sosial dan bantuan hukum.
Menurut Sri, ORI akan membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses maupun mengaktifkan layanan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Program utama kita adalah jaminan sosial. Kalau masyarakat membutuhkan bantuan, kita akan bantu untuk mengaktifkan,” kata Sri.
Selain itu, ORI Jateng menyiapkan pendampingan dan perlindungan hukum bagi masyarakat. Sri menilai akses bantuan hukum masih menjadi persoalan bagi sebagian warga karena dianggap mahal.
“Perlindungan hukum terasa mahal untuk rakyat. Dengan adanya ORI, bisa membantu untuk perlindungan hukum,” ujarnya.
Program ORI juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, khususnya kalangan pemuda. Badan Kewirausahaan ORI (Bawira ORI) akan dikembangkan hingga daerah untuk mendorong lahirnya wirausaha baru.
Setelah pelantikan, ORI Jateng menargetkan penguatan struktur hingga seluruh kabupaten/kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat.
Di bidang sosial, ORI juga menjalankan kegiatan kepedulian, termasuk santunan bagi anak yatim dan warga yang membutuhkan. Pelantikan di Semarang tersebut sekaligus dirangkai dengan pemberian bantuan sosial.
Sementara itu, Andi Gani menyampaikan ORI Jateng juga akan menggandeng Perum Bulog untuk menggelar pasar murah di berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah.
“ORI Jawa Tengah dapat bekerja sama dengan Bulog untuk menyelenggarakan pasar murah di seluruh kabupaten/kota di provinsi ini,” kata Andi.
Pelantikan DPD ORI Jateng turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh daerah, antara lain Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah Kombes Pol Syahbuddin, Dandim Semarang Kolonel Inf Proyo Habdoyo, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, serta pejabat Kesbangpol Jawa Tengah.
Dengan dilantiknya Sri Endahwati, ORI Jawa Tengah kini mulai memasuki tahap kerja. Penguatan organisasi hingga daerah, jaminan sosial, bantuan hukum, kewirausahaan, dan kegiatan sosial menjadi sejumlah agenda yang disiapkan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.***











