Berita

Ainia Shalichah Dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Pendidikan Anak Usia Dini Tngkat Nasional

×

Ainia Shalichah Dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Pendidikan Anak Usia Dini Tngkat Nasional

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, (blora-ekspres.com) – Bunda PAUD Kabupaten Blora, Ainia Shalichah meraih penghargaan nasional kategori Outstanding Community Leader in Early Childhood Advocacy dalam ajang Indonesia Leading Women Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur CNN Indonesia, Desi Anwar, di Auditorium Menara Bank Mega, Jakatra, Selasa (05/05/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Ainia dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Blora. Selama ini, ia dinilai aktif mendorong hadirnya sistem pembelajaran yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan bagi anak-anak.

Usai menerima penghargaan, Ainia menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan pentingnya pendidikan anak sejak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

“Pendidikan anak, terutama pada usia dini, merupakan pondasi yang sangat penting bagi masa depan mereka. Karena itu, kami terus berupaya menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, menyenangkan, dan mudah diakses seluruh anak,” ujar Ainia.

Istri Bupati Blora tersebut menilai, proses belajar yang menyenangkan di lingkungan PAUD akan memberikan pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak, baik secara emosional, sosial, maupun intelektual.

Menurutnya, usia 0 hingga 8 tahun merupakan masa emas (golden age) yang sangat menentukan perkembangan anak di masa depan.

“Intervensi melalui program PAUD sangat penting karena di usia inilah karakter, kemampuan berpikir, hingga kecerdasan sosial anak mulai terbentuk. Jika ditangani dengan baik, maka akan menjadi bekal besar bagi masa depan mereka,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora itu.

Ajang penghargaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh perempuan nasional, di antaranya Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas serta Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Veronica Tan.

Founder sekaligus Ketua Yayasan CT Arsa Foundation, Anita Ratnasari Tanjung, dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia Leading Women Awards 2026 bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan bentuk penghormatan terhadap kontribusi nyata perempuan Indonesia dalam membawa perubahan.

“Ini bukan sekadar pemberian trofi, tetapi tentang jejak yang telah ditinggalkan oleh perempuan-perempuan hebat bagi bangsa Indonesia,” ujar Anita.

Sementara itu, tokoh perempuan nasional Sinta Nuriyah Wahid menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa dan berhak menentukan arah kehidupannya sendiri.

“Perempuan bukan bayang-bayang pria. Perempuan berhak menentukan jalan hidupnya sendiri. Perempuan adalah tiang negara,” tegasnya.

Penghargaan yang diterima Ainia Shalichah dinilai menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan perempuan di daerah mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai investasi masa depan bangsa.