16 Warga Korban PHK Ikuti Pelatihan Menjahit APD

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sedikitnya ada 16 peserta yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi menjahit baju Alat Pelindung Diri (APD) atau hazmat yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinnaker) kabupaten Blora.

Kepala UPT BLK Blora Amik Kristanti mengemukakan, pelatihan dilaksanakan selama 10 hari kedepan mulai 3 Juni sampai dengan 13 Juni 2020. 16 peserta yang mengikuti ini merupakan warga terdampak pandemi Covid-19. Khususnya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ini pelatihan lanjutan, waktunya 10 hari. Target kita 250 baju hazmat. Selama pelatihan ini kami tekankan pada protokol kesehatan, sebelum masuk ruang kita cek suhu tubuh, pakai masker dan sarung tangan,” jelasnya, di Blora, Rabu (03/06/2020).

Pelatihan dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00. Semua bahannya sudah disediakan. Jika baju APD sudah jadi, nantinya diperuntukkan bagi perawat dan petugas kesehatan lainnya baik di Puskesmas dan Rumah Sakit.

Pihaknya berharap, dengan membuat baju APD ini nanti bisa bermanfaat karena dalam produksinya tetap disesuaikan dengan standar kesehatan yang ada.

“Langkah ini tentunya sebagai upaya pemerintah daerah memenuhi kebutuhan tenaga medis secara mandiri. Kita juga produksi masker dengan bahan kain secara mandiri,” jelasnya.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.