BLORA, (blora-ekspres.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pelaksanaan Reformasi Birokrasi (RB). Indeks RB Pemkab Blora menunjukkan lonjakan signifikan.
Hal ini berdasarkan hasil evaluasi yang dirilis oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (30/04/2025).
Tahun 2023, indeks RB Pemkab Blora tercatat di angka 69,22 dengan kategori B. Namun pada 2024, angkanya melonjak drastis menjadi 81,67 atau kategori A-, mengalami peningkatan sebesar 12,45 poin.
Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran serta pihak terkait yang telah berkontribusi terhadap capaian ini.
“Alhamdulillah, hasil evaluasi dari KemenPAN-RB menunjukkan Blora mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Saya, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi,” ujar Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora, Senin (05/05/2025).
Mas Arief menjelaskan, peningkatan indeks tersebut mencakup dua aspek utama, yakni RB General dengan nilai 70,63 dan RB Tematik sebesar 11,04.
“Pemkab Blora berhasil meraih nilai 81,67, yang terdiri dari RB General 70,63 dan RB Tematik 11,04. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan,” jelas Mas Arief.
Menurut Mas Arief, peningkatan ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pemkab Blora dalam menghadirkan birokrasi yang bersih, profesional, dan berdampak langsung pada pelayanan publik.
“Kami akan terus melanjutkan Reformasi Birokrasi secara menyeluruh. Fokus kami ke depan adalah mengimplementasikan Program Asta Cita Presiden Prabowo, termasuk pelayanan publik yang berkualitas, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan investasi daerah dengan pendekatan transformasi digital,” tegas Mas Arief.
Lebih lanjut, Mas Arief menegaskan, peningkatan nilai indeks RB bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan refleksi dari kualitas birokrasi yang semakin matang.
“Peningkatan ini bukan sekadar angka, tetapi penanda bahwa birokrasi kita makin matang, responsif, dan profesional. Ini bentuk nyata dari pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” pungkas Mas Arief.***











