Berita

Jembatan Darurat Temuwoh Ancam Keselamatan Pengendara

×

Jembatan Darurat Temuwoh Ancam Keselamatan Pengendara

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Keberadaan jembatan darurat di Dukuh Temuwuh, Desa Talokwohmojo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, menuai keluhan dari warga dan para pengguna jalan. Jembatan yang dibangun sebagai pengganti sementara jembatan utama itu dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.

Kondisi jalan di sekitar jembatan sangat curam dan dipenuhi batu kerikil lepas. Risiko semakin tinggi ketika pengendara melintas dari arah selatan, karena selain menurun tajam, juga terdapat tikungan yang cukup tajam. Pengguna jalan harus ekstra waspada agar tidak terpeleset atau tergelincir.

“Jembatan ini kondisinya curam dan licin karena banyak batu kerikil. Dari arah selatan malah lebih parah karena ada tikungan. Ini sangat membahayakan, apalagi bagi pengendara motor yang setiap hari lewat sini,” kata Yono, Ketua RT 3 RW 2, saat ditemui, Kamis (07/08/2025).

Menurut Yono, jembatan darurat ini menjadi akses utama masyarakat setempat dalam beraktivitas. Setiap hari, jalan tersebut dilintasi warga yang hendak ke pasar, sekolah, tempat kerja, hingga ke pusat kecamatan.

“Meskipun ini jembatan darurat, bukan berarti dibiarkan begitu saja. Harus dibuat lebih aman, karena ini jalan utama warga. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru ditindaklanjuti,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera meninjau kondisi di lapangan dan melakukan perbaikan darurat agar jembatan tersebut lebih layak digunakan.

“Kami harap segera ada perhatian. Setidaknya jalan di jembatan itu diratakan, batu krikil dibersihkan, dan tikungan ditata agar pengendara tidak celaka. Ini soal keselamatan bersama,” pungkas Yono.

Selain jembatan darurat, akses jalan alternatif yang seharusnya menjadi solusi justru juga menambah masalah. Jalan alternatif tersebut kini dalam kondisi sempit, jauh, dan mulai mengalami kerusakan yang cukup parah.

Hal tersebut dirasakan oleh Marno, seorang warga pengguna jalan yang setiap hari melewati rute tersebut.

“Saya lewat sini tiap hari. Selain kondisi jalannya sempit, sekarang mulai rusak parah dan ambles di beberapa titik. Kalau tidak segera diperbaiki, bisa putus total. Kami minta perhatian serius, jangan nunggu ada yang celaka baru diperbaiki,” terang Marno.***