BLORA, (blora-ekspres.com) – Lapangan Desa Gondang, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, menjadi saksi semaraknya peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/08/2025).
Sebanyak 120 siswa dari berbagai sekolah di bawah naungan Korwil Bidik Ngawen tampil kompak membawakan Tari Kosal massal yang memukau ribuan penonton.
Dengan balutan busana tradisional warna-warni dan gerakan yang kompak, para siswa menunjukkan kepiawaian mereka dalam menari di tengah lapangan yang dipenuhi penonton. Tarian tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wujud pelestarian budaya lokal yang dipersembahkan generasi muda untuk memperingati hari kemerdekaan.
Camat Ngawen, Zaenuri mengapresiasi tinggi penampilan 120 siswa tersebut. Menurutnya, keterlibatan anak-anak sekolah dalam kegiatan seni budaya di momen bersejarah ini adalah bentuk nyata semangat nasionalisme.
“Penampilan Tari Kosal oleh 120 siswa ini sungguh luar biasa. Mereka tidak hanya menampilkan seni tari, tetapi juga membawa pesan persatuan dan kebersamaan yang sangat relevan dengan semangat kemerdekaan. Saya bangga dengan anak-anak Ngawen yang mampu menjaga budaya sekaligus menunjukkan rasa cinta tanah air,” ujar Zaenuri.
Zaenuri menambahkan, kegiatan seni budaya seperti ini perlu terus dikembangkan agar generasi muda tidak kehilangan identitas dan akar budaya mereka.
“Kami di kecamatan akan selalu mendukung upaya sekolah dan sanggar seni yang mengajak anak-anak untuk aktif melestarikan tradisi. Kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif, salah satunya melalui seni tari yang menjadi kebanggaan daerah,” jelas Zaenuri.
Zaenuri berharap penampilan Tari Kosal massal tersebut bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus menghidupkan kegiatan seni budaya dalam setiap momentum penting.
“Semoga semangat yang ditunjukkan anak-anak hari ini bisa menjadi teladan bagi kita semua, bahwa menjaga budaya adalah bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan,” harap Zaenuri.
Salah satu penari, Nabila Ramadani, siswi SMP Negeri 1 Ngawen, merasa bangga bisa ambil bagian dalam penampilan besar tersebut. Ia menilai pengalaman tampil bersama ratusan teman sebayanya di depan masyarakat menjadi momen yang tak terlupakan.
“Awalnya saya deg-degan, tapi begitu musik dimainkan dan semua bergerak serentak, saya merasa sangat bangga. Apalagi melihat banyak warga yang bertepuk tangan dan merekam penampilan kami,” ungkap Nabila.***











