Berita

Jinakkan Kebakaran Sumur Minyak di Blora, Pertamina Siapkan Foam Liquid dan Capping

×

Jinakkan Kebakaran Sumur Minyak di Blora, Pertamina Siapkan Foam Liquid dan Capping

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Memasuki hari ketujuh pascakebakaran sumur minyak rakyat di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora, perkembangan penanganan menunjukkan hasil yang lebih baik. Kolom api yang sebelumnya menjulang tinggi kini mulai mengecil, sementara ketinggiannya juga perlahan menurun.

Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menegaskan bahwa tim gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, hingga teknisi Pertamina masih bekerja maksimal di lapangan. Menurutnya, kondisi terkini memberikan harapan bahwa kebakaran bisa segera dikendalikan.

“Alhamdulillah, perkembangan hari ini lebih baik. Kolom api sudah mulai mengecil dan ketinggiannya menurun. Ini menunjukkan adanya progres positif dari upaya penanganan yang dilakukan oleh tim di lapangan,” ujar AKBP Wawan Andi, Sabtu (23/08/2025).

AKBP Wawan Andi menjelaskan, Pertamina telah menyiapkan strategi teknis untuk meredam api. Tahap awal akan dilakukan dengan penyemprotan campuran air dan foam liquid agar kobaran api dapat padam. Setelah itu, tim akan memasang Capping pada sumber semburan minyak.

“Langkah pertama yang dilakukan adalah penyemprotan campuran air dan foam liquid. Setelah api berhasil dipadamkan, Capping akan dipasang di sumber api. Nantinya, Capping itu akan dinyalakan kembali sehingga api tetap terkendali melalui pipa di atas Capping, bukan lagi dari semburan liar,” terang AKBP Wawan Andi.

Meskipun situasi terlihat mulai membaik, Kapolres tetap mengingatkan agar masyarakat tidak mendekat ke lokasi kebakaran. Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama karena potensi bahaya masih mengintai.

“Kami imbau warga untuk tetap menjauh dari lokasi. Jangan sampai ada yang nekat mendekat hanya karena penasaran. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, apalagi kondisi sumur minyak ini masih sangat berisiko,” tegas AKBP Wawan Andi.

Sementara itu, koordinasi intensif terus dilakukan antara pemerintah daerah, Pertamina, dan unsur Forkopimda. Tim gabungan juga tetap bersiaga penuh di lokasi untuk memastikan proses pemadaman dan pengendalian berjalan sesuai rencana.

“Semua pihak sudah bekerja maksimal. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pertamina dan stakeholder terkait agar penanganan bisa segera selesai, dan masyarakat kembali tenang,” pungkas AKBP Wawan Andi.***