BLORA, (blora-ekspres.com) – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti gelaran Rembug Bareng Ikatan Alumni Universitas Darul Ulum (IKA UNDAR) Jombang Jawa Tengah yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (23/11/2025).
Acara tersebut dihadiri Bupati Blora, Arief Rohman, Ketua IKA UNDAR Pusat, Kadi Sukarna serta sekitar 60 alumni dari berbagai angkatan dan daerah di Jawa Tengah.
Selain menjadi ajang silaturahmi dan diskusi, kegiatan ini juga mengagendakan pemilihan Ketua IKA UNDAR Jawa Tengah periode 2026–2031. Dalam forum tersebut, seluruh peserta alumni secara aklamasi memilih Arief Rohman sebagai ketua baru setelah semua anggota menyatakan dukungan tanpa adanya calon lain.
Dalam sambutannya, Mas Arief sapaan akrab Bupati Blora menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya membangun ikatan alumni yang lebih solid dan bermanfaat.
“Kita perlu pendataan yang jelas mengenai sebaran alumni UNDAR di Jawa Tengah. Dengan peta alumni yang baik, kita bisa mengoptimalkan berbagai potensi, mulai dari aspek sosial hingga pengembangan ekonomi,” ujar Mas Arief.
Mas Arief, sapaan akrabnya, juga menegaskan pentingnya peran alumni dalam menjaga eksistensi almamater di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat.
“Alumni adalah kekuatan. Di banyak kampus besar, alumni terbukti mampu menghidupkan dan memajukan almamaternya. UNDAR juga harus menuju ke sana,” tambah Mas Arief.
Sementara, Ketua IKA UNDAR Pusat, Kadi Sukarna, dalam kesempatan yang sama menyampaikan perlunya memperkuat kembali peran lembaga pendidikan beserta para alumninya. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga memiliki peran strategis memberikan arahan serta maklumat bagi sekolah-sekolah di daerah.
“Setiap tahun, sekolah membutuhkan pembaruan agar mampu mengikuti perkembangan pendidikan. Karena itu kampus harus menjadi penggerak sekaligus rujukan,” jelas Kadi.
Kadi juga berharap para perwakilan alumni dapat berkontribusi dalam pembahasan arah pengembangan UNDAR.
“Nantinya para perwakilan yang hadir bisa ikut memberikan maklumat. Kita bahas bersama bagaimana arah kampus ke depan,” kata Kadi.
Kadi menambahkan, IKA UNDAR Jawa Tengah sebenarnya memiliki jumlah alumni yang besar, meski mengumpulkan mereka dalam satu wadah bukan hal mudah. Namun ia bersyukur karena semakin banyak alumni yang kembali aktif dan berkiprah di berbagai bidang.
“Alhamdulillah, banyak alumni yang sekarang berkontribusi, ada yang jadi bupati, pejabat daerah, dan bekerja di berbagai sektor,” ungkap Kadi.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, dilanjutkan diskusi program kerja dan komitmen bersama memperkuat organisasi IKA UNDAR Jawa Tengah ke depan. Para alumni berharap kepemimpinan baru dapat membawa energi positif dan mendorong kegiatan yang lebih produktif serta bermanfaat bagi masyarakat.***











