BLORA, (blora-ekspres.com) – Dalam rangkaian peringatan Hari Desa 2026, Bupati Blora, Arief Rohman mendorong seluruh desa di Kabupaten Blora untuk aktif mendukung dan menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, serta penguatan ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Arief saat menghadiri kegiatan Kenduri Desa yang diikuti ribuan aparatur desa se-Kabupaten Blora di Alun-Alun Blora, Senin (12/01/2026).
Menurut Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora, ke depan diperlukan sinkronisasi dan regulasi agar Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi penyuplai bahan baku untuk program MBG.
“Nanti akan kita sinkronkan agar unit usaha Koperasi Desa Merah Putih mendukung kebutuhan bahan baku MBG,” jelasnya.
Ia juga mengajak PKK dan pemerintah desa untuk berperan dalam penyediaan sayur-mayur, sekaligus pengelolaan sampah program MBG melalui kerja sama dengan TPS 3R di desa.
Selain itu, Mas Arief menegaskan komitmen Pemkab Blora dalam mendukung ketahanan pangan berbasis pertanian organik. Ia mendorong setiap desa menyiapkan lahan bengkok sekitar satu hektare sebagai percontohan pertanian organik.
“Sudah ada beberapa desa yang menjadi contoh. Ke depan kami minta desa-desa lain ikut menyiapkan lahan untuk pertanian organik,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan Blora sebagai kabupaten organik, Pemkab Blora juga menggandeng organisasi kemasyarakatan seperti NU, Muhammadiyah, dan LDII.
Di bidang peningkatan kualitas SDM aparatur desa, Mas Arief menyampaikan bahwa Pemkab Blora kembali melanjutkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bekerja sama dengan perguruan tinggi.
“Tahun 2026 ini kami buka kesempatan bagi 250 kepala desa atau perangkat desa untuk mengikuti RPL dengan UNNES, dengan subsidi beasiswa sebesar 30 persen,” bebernya.
Sementara itu, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI, Tabrani, mengapresiasi pelaksanaan Hari Desa di Blora yang dinilai berbeda dan sarat makna.
“Peringatan Hari Desa di Blora ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Dikemas dengan kenduri dan doa bersama, sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo, yaitu membangun dari desa dan dari bawah,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi komitmen Pemkab Blora dalam mendukung pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan melalui desa.***











