BLORA, (blora-ekspres.com) – Bukan hanya kemeriahan yang menarik perhatian dalam Tasyakuran Sedekah Bumi Blora. Semangat kebersamaan ribuan masyarakat yang berkumpul tanpa sekat justru membuat Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah terkesan.
Untuk pertama kalinya mengikuti Sedekah Bumi Blora, Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah mengapresiasi tradisi tersebut yang dinilainya mampu menyatukan masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen dalam suasana guyub serta mempererat kebersamaan.
“Saya sangat terkesan, acaranya sangat meriah dan masyarakat begitu antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Tazkiyyatul.
Ribuan warga berbaur dengan jajaran Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMD, camat, kepala desa serta tamu dari luar daerah dalam Tasyakuran Sedekah Bumi Blora yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Alun-Alun Kabupaten Blora, Selasa (18/8/2026).
Tahun ini, Sedekah Bumi dipusatkan di Alun-Alun Blora, berbeda dari pelaksanaan sebelumnya yang digelar di sepanjang Jalan Pemuda.
Yang membuat Tazkiyyatul semakin tertarik bukan semata jumlah warga yang hadir. Ia melihat tradisi tersebut, mampu menghadirkan berbagai elemen masyarakat dalam satu suasana yang akrab dan penuh kebersamaan.
“Yang menarik, seluruh elemen masyarakat bisa berkumpul bersama dalam suasana yang guyub dan penuh kebersamaan,” kata Tazkiyyatul.
Menurut Tazkiyyatul, kondisi tersebut menunjukkan bahwa tradisi lokal masih memiliki kekuatan besar untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Tazkiyyatul menilai kekuatan Sedekah Bumi bukan hanya pada kemeriahannya, tetapi pada semangat kebersamaan yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Karena itu, ia berharap tradisi tersebut terus dirawat dan menjadi bagian dari perjalanan Blora menuju daerah yang semakin maju, aman dan sejahtera.
“Yang menarik, seluruh elemen masyarakat bisa berkumpul bersama dalam suasana yang guyub dan penuh kebersamaan. Mudah-mudahan tradisi ini terus dilestarikan dan membawa keberkahan bagi masyarakat serta Kabupaten Blora,” harap Tazkiyyatul.
Kemeriahan Sedekah Bumi tahun ini semakin terasa dengan terkumpulnya 15.540 bungkus sega berkat dari berbagai unsur. Sega berkat tersebut berasal dari OPD, instansi vertikal, BUMD, kecamatan, desa, SPPG hingga pihak swasta dan selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.
Bupati Blora, Arief Rohman mengatakan, Sedekah Bumi telah berlangsung selama empat tahun dan menjadi tradisi yang terus dilestarikan.
“Alhamdulillah, sudah berlangsung empat tahun. Ini merupakan tradisi kita di Blora,” ujar Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.
Menurut Mas Arief, Sedekah Bumi merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT sekaligus momentum untuk mendoakan agar Kabupaten Blora semakin maju dan makmur.
“Kita mensyukuri nikmat yang sudah diberikan Allah untuk Kabupaten Blora lewat Sedekah Bumi, bagaimana kita menyertai bumi Blora,” jelas Mas Arief.
Mas Arief juga mengapresiasi seluruh pihak yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam Sedekah Bumi.
“Terima kasih atas semua partisipasinya, terima kasih atas semua bantuannya. Semoga dengan Sedekah Bumi ini bumi Blora akan semakin makmur,” ungkap Mas Arief.
Mas Arief juga mengajak masyarakat menjaga semangat guyub rukun dan bersama-sama mempertahankan keamanan serta kondusivitas Kabupaten Blora.
Rangkaian Sedekah Bumi Blora ditutup dengan doa lintas agama. Momentum tersebut menjadi penutup sekaligus pengingat bahwa di balik kemeriahan tradisi, terdapat pesan penting untuk menjaga persatuan dan kebersamaan.***











