BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 213 atlet pelajar Kabupaten Blora siap berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026. Didampingi 27 pelatih dan 15 ofisial, mereka akan turun di 17 cabang olahraga dengan membawa misi mempertahankan prestasi yang diraih tahun sebelumnya.
Kontingen Blora dilepas Wakil Bupati (Wabup) Blora, Sri Setyorini menuju ajang POPDA Jawa Tengah 2026. Prosesi pelepasan ditandai dengan penyematan atribut, penyerahan bendera kontingen, dan pemberangkatan bus menuju arena pertandingan di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Selasa (01/09/2026).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora Iwan Setiyarso mengatakan, seluruh kontingen telah siap mengikuti pertandingan. Ia menyebut, pada POPDA 2025 Blora berhasil menempati peringkat ketiga dengan raihan 11 medali emas, enam perak, dan delapan perunggu.
“Pada POPDA 2025 kita berada di peringkat ketiga dengan 11 emas, enam perak, dan delapan perunggu. Tahun ini kami berharap seluruh atlet dapat berprestasi maksimal,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, persiapan telah dilakukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan capaian tersebut. Ia berharap perjuangan para atlet mampu membawa hasil terbaik bagi Kabupaten Blora.
Sementara itu, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini mengapresiasi para atlet yang telah terpilih mewakili daerah. Penghargaan juga disampaikan kepada pelatih, ofisial, sekolah, dan orang tua yang selama ini mendukung proses pembinaan.
Budhe Rini, sapaan akrab Wabup Blora menilai keikutsertaan Blora di 17 cabor menjadi bukti pembinaan olahraga pelajar terus berkembang. Para atlet akan bertanding pada cabor dayung, atletik, angkat besi, menembak, voli indoor, voli pasir, wushu, tinju, karate, renang, judo, taekwondo, tenis meja, panjat tebing, bulutangkis, panahan, dan gulat.
“Jangan pernah merasa minder menghadapi atlet dari daerah lain. Kalian telah melalui proses seleksi dan latihan yang tidak mudah. Percayalah pada kemampuan diri sendiri,” pesan Budhe Rini.
Budhe Rini, juga meminta atlet bertanding dengan disiplin, menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kesehatan, serta membawa nama baik Kabupaten Blora. Sementara pelatih dan ofisial diminta terus memberikan pendampingan dan motivasi selama pertandingan.
Menurut Budhe Rini, POPDA tidak hanya berbicara soal medali, tetapi juga menjadi ajang membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, sportif, dan pantang menyerah.
“Bertandinglah dengan percaya diri, junjung tinggi sportivitas dan disiplin, serta jaga nama baik Kabupaten Blora,” tegas Budhe Rini.
Budhe Rini berharap, seluruh kontingen diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran sehingga mampu meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Blora di tingkat Jawa Tengah.
“Jaga kesehatan, kekompakan, dan semangat selama bertanding. Semoga seluruh kontingen Blora diberi kesehatan, keselamatan, dan kelancaran sehingga mampu meraih hasil terbaik serta mengharumkan nama Blora di tingkat Jawa Tengah,” pesan Budhe Rini.***











