Berita

Porsadin VIII Blora Digelar, 16 Cabang Jadi Adu Bakat Santri

×

Porsadin VIII Blora Digelar, 16 Cabang Jadi Adu Bakat Santri

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 16 cabang lomba dipertandingkan dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII tingkat Kabupaten Blora. Ajang dua tahunan ini menjadi arena santri Madrasah Diniyah mengasah kemampuan sekaligus memburu tiket berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.

Porsadin VIII tingkat Kabupaten Blora resmi dibuka Bupati Blora Arief Rohman. Pembukaan turut dihadiri Anggota DPR RI Eva Monalisa, Anggota DPRD Jawa Tengah Abdullah Aminudin, Ketua DPRD Blora, Ketua DPC FKDT Blora Cuk Suwartono, pengurus FKDT, peserta, pendamping, dan tamu undangan lainnya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu (13/09/2026).

Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora mengatakan, Porsadin tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi bagian dari pembinaan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berintegritas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora, kami menyampaikan apresiasi kepada FKDT atas terselenggaranya Porsadin. Semoga melahirkan anak-anak yang berprestasi, berakhlak, cerdas, dan berintegritas,” ujar Mas Arief.

Mas Arief berharap para santri terbaik dari Porsadin tingkat kabupaten mampu melanjutkan perjuangan ke tingkat Jawa Tengah hingga nasional.

Menurut Mas Arief, Madrasah Diniyah dan TPQ memiliki peran penting dalam memperkuat pendidikan agama dan karakter anak. Karena itu, Pemkab Blora menyatakan dukungan terhadap keberadaan lembaga pendidikan keagamaan tersebut akan terus dikawal.

“Dari anak-anak Madin dan TPQ ini, alhamdulillah anak-anak kita punya kemampuan untuk belajar ilmu agama yang lebih baik lagi,” kata Mas Arief.

Mas Arief juga meminta FKDT memperkuat sinergi dengan Pemkab Blora, terutama Dinas Pendidikan, melalui berbagai program pendidikan keagamaan seperti Sekolah Sisan Ngaji.

“Semoga keberadaan FKDT semakin memberikan kemanfaatan dan keberkahan untuk Kabupaten Blora,” harap Mas .

Sementara itu, Ketua DPC FKDT Blora Cuk Suwartono mengatakan Porsadin menjadi ruang untuk menggali potensi santri, sekaligus melatih sportivitas dan kepercayaan diri.

“Porsadin menjadi wahana penggalian bakat putra-putri kita di Madrasah Diniyah. Ada bidang akademik, seni, dan olahraga,” kata Cuk.

Cuk menjelaskan, Porsadin VIII mempertandingkan 16 cabang lomba. Prestasi Blora pada ajang sebelumnya menjadi motivasi untuk kembali mengirimkan santri terbaik ke tingkat yang lebih tinggi.

“Pada Porsadin 2024, perwakilan DPC FKDT Kabupaten Blora ada yang berlaga di tingkat nasional dan meraih juara dua,” ungkap Cuk.

Cuk juga berharap, Porsadin tahun ini kembali melahirkan santri berprestasi yang mampu membawa nama Blora hingga tingkat Jawa Tengah dan nasional. Ia menyebut Porsadin Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Tegal pada 9 Oktober 2026.

“Mudah-mudahan ada yang bisa mewakili Jawa Tengah untuk berlaga di tingkat nasional. Insyaallah Blora akan mengirimkan perwakilan dari beberapa cabang lomba,” terang Cuk.

Dukungan terhadap Madrasah Diniyah juga disampaikan Anggota DPR RI Eva Monalisa. Ia menilai sinergi antara Pemkab Blora dan FKDT menjadi bagian penting dalam memperkuat pendidikan karakter dan pendidikan keagamaan.

“Sinergi antara Pemkab Blora dan FKDT adalah kunci kemajuan pendidikan karakter di Blora,” ujar Eva.

Dalam kesempatan tersebut, Eva menyerahkan uang pembinaan sebesar Rp. 20 juta kepada FKDT Kabupaten Blora. Ia menilai Porsadin bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang untuk menunjukkan potensi santri sekaligus menjaga tradisi keagamaan.

“Porsadin ini bukan hanya lomba. Ini adalah bukti bahwa Blora adalah gudangnya santri berprestasi. Dari Diniyah inilah kita menjaga tradisi Ahlussunnah Wal Jamaah,” kata Eva.

Eva menegaskan dukungannya terhadap Madrasah Diniyah akan dilanjutkan melalui perjuangan aspirasi di tingkat pusat.

“Sebagai wakil rakyat, saya terus berkomitmen untuk menyuarakan aspirasi Madin di tingkat nasional,” tandas Eva.

Porsadin VIII tingkat Kabupaten Blora kemudian secara resmi dibuka oleh Bupati Blora.

“Bismillahirrahmanirrahim, Porsadin ke-VIII Tahun 2026 tingkat Kabupaten Blora kami nyatakan dibuka,” ujar Mas Arief.