BLORA, (blora-ekspres.com) – Sebanyak 15 paket pekerjaan fisik melalui APBD Perubahan 2026 disiapkan Dinas Perumahan, Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Kabupaten Blora. Mayoritas pekerjaan berupa pavingisasi jalan lingkungan, sedangkan sisanya pembangunan drainase di kawasan permukiman.
Belasan paket pekerjaan tersebut tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Cepu, Blora, dan Ngawen. Nilai anggarannya bervariasi, mulai sekitar Rp70 juta hingga Rp350 juta untuk setiap paket.
Kepala Dinrumkimhub Blora, Pujiariyanto mengatakan, dari total 15 paket yang disiapkan, sebanyak 12 paket dialokasikan untuk pavingisasi dan tiga paket lainnya untuk pembangunan drainase.
“Total ada 15 titik pekerjaan yang tersebar di Cepu, Blora, dan Ngawen. Rinciannya, 12 paket pavingisasi dan tiga paket pembangunan drainase,” kata Pujiariyanto, Rabu (07/10/2026).
Menurut Pujiariyanto, pekerjaan pavingisasi diarahkan untuk meningkatkan kualitas jalan lingkungan agar akses masyarakat di kawasan permukiman lebih baik. Sementara itu, pembangunan drainase ditujukan untuk mendukung kelancaran aliran air sehingga dapat mengurangi potensi genangan di lingkungan permukiman.
Dari sisi anggaran, setiap paket memiliki nilai berbeda sesuai kebutuhan pekerjaan. Paket dengan anggaran terendah sekitar Rp70 juta, sedangkan yang tertinggi mencapai Rp350 juta.
Pujiariyanto menjelaskan, seluruh kegiatan mulai memasuki tahap perencanaan setelah evaluasi APBD Perubahan oleh Gubernur Jawa Tengah selesai. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan proses pengadaan dan kontrak sebelum pekerjaan fisik dimulai.
“Setelah evaluasi Gubernur selesai, kami sudah mulai melakukan perencanaan. Berikutnya masuk proses kontrak sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan,” ujar Pujiariyanto.
Ia juga memastikan hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah tidak mengubah alokasi maupun rencana kegiatan fisik Dinrumkimhub tersebut. Karena itu, 15 paket pekerjaan tetap dipersiapkan sesuai perencanaan yang telah disusun.
“Kami tidak ada perubahan. Sudah kami tanyakan, hasilnya sesuai,” tegas Pujiariyanto.
Pujiariyanto berharap, pelaksanaan seluruh paket tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dasar di kawasan permukiman, khususnya akses jalan lingkungan dan saluran drainase di Kecamatan Cepu, Blora, dan Ngawen. Namun, realisasi manfaatnya bagi masyarakat akan bergantung pada pelaksanaan pekerjaan sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap 15 paket pekerjaan ini mampu meningkatkan kualitas jalan lingkungan dan drainase di Cepu, Blora, dan Ngawen. Pelaksanaannya harus sesuai perencanaan dan ketentuan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” harap Pujiariyanto.***(Adv/Ely/Dinkominfo)











