Berita

ULT P4GN Resmi Beroperasi, Blora Percepat Pembentukan BNNK

×

ULT P4GN Resmi Beroperasi, Blora Percepat Pembentukan BNNK

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Upaya Kabupaten Blora memperkuat perang melawan narkotika memasuki babak baru. Unit Layanan Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GN) resmi beroperasi di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, Jumat (28/08/2026).

Peresmian ini bukan sekadar pembukaan layanan baru. ULT P4GN menjadi embrio pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blora, yang selama ini menjadi salah satu target Pemkab Blora dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkotika di daerah.

Peresmian dihadiri Kepala Bagian Umum BNNP Jawa Tengah Wahyu Ratriyani, Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah Kombes Pol. Henry Julius Pardomuan, Koordinator Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Jamaluddin Ma’ruf, Koordinator Bidang Rehabilitasi sekaligus Sekretaris ULT P4GN Sardiyanto, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD dan organisasi, tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Polisi Dr. Agus Rohmat mengapresiasi langkah Pemkab Blora. Menurutnya, penanganan narkotika membutuhkan kerja bersama karena ancamannya tidak bisa dihadapi satu lembaga saja.

“Penanganannya tidak dapat dilakukan oleh BNN semata, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media, serta seluruh lapisan masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Agus.

Brigjen Pol. Agus berharap, ULT P4GN mampu menjadi pusat penguatan koordinasi dan sinkronisasi program P4GN. Selain itu, unit tersebut diharapkan memperlancar pertukaran data dan informasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat layanan pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi.

BNNP Jawa Tengah, kata Brigjen Pol. Agus, siap memberikan dukungan terhadap langkah Pemkab Blora, termasuk dalam upaya pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika.

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menegaskan keberadaan ULT P4GN merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda.

“Launching ULT P4GN bukan sekadar peresmian sebuah kantor atau unit layanan, tetapi merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Blora dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Blora,” kata Budhe Rini, sapaan akrab Wakil Bupati.

Budhe Rini menjelaskan, ULT P4GN menjadi langkah awal menuju terbentuknya BNNK Blora. Pemkab Blora telah menyusun kajian naskah akademik dan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi yang dibutuhkan.

Proses pembentukan tersebut juga mendapatkan dukungan dan pendampingan dari BNNP Jawa Tengah maupun BNN Republik Indonesia.

“Kami berharap melalui sinergi yang semakin kuat antara Pemerintah Kabupaten Blora, BNN Provinsi Jawa Tengah, BNN Republik Indonesia, Forkopimda, instansi terkait, serta seluruh komponen masyarakat, cita-cita berdirinya BNNK Blora dapat segera terwujud,” ungkap Budhe Rini.

Keseriusan Pemkab Blora juga ditunjukkan melalui dukungan sarana dan prasarana untuk operasional ULT P4GN.

Pemkab menyediakan gedung yang sebelumnya digunakan sebagai rumah dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora. Bangunan seluas 110 meter persegi itu berdiri di atas lahan seluas 1.530 meter persegi.

Selain gedung, Pemkab juga menyiapkan perlengkapan perkantoran, dua kendaraan dinas roda empat dan tiga kendaraan roda dua. Seluruh aset tersebut diberikan melalui skema pinjam pakai.

Sri mengatakan dukungan fasilitas tersebut diharapkan membuat layanan P4GN semakin dekat dan optimal bagi masyarakat.

“Dengan hadirnya ULT P4GN ini, saya optimis upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu menyelamatkan generasi muda Kabupaten Blora dari bahaya narkoba,” ujar Budhe Rini.

Lebih lanjut, Budhe Rini menegaskan, pemberantasan narkotika harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah dan aparat penegak hukum. Dengan mulai beroperasinya ULT P4GN, Pemkab Blora juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat gerakan Blora BERSINAR atau Bersih dari Narkoba.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan aparat. Keluarga, sekolah, dunia usaha, media, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga harus ikut bergerak. Kita harus bersama-sama melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,” tegas Budhe Rini.

Menurut Budhe Rini, beroperasinya ULT P4GN harus menjadi awal gerakan yang lebih nyata, bukan berhenti pada seremoni peresmian.

“ULT P4GN ini harus benar-benar hadir untuk masyarakat. Kita ingin layanan pencegahan, pemberdayaan dan penanganan penyalahgunaan narkotika semakin kuat, sekaligus menjadi pijakan menuju terbentuknya BNNK Blora,” ujar Budhe Rini.

Budhe Rini berharap sinergi seluruh elemen terus diperkuat agar upaya mewujudkan Blora Bersih dari Narkoba atau BERSINAR dapat berjalan secara nyata.

“Target kita jelas, Blora harus semakin kuat melawan narkoba. Mari bersama-sama menjaga keluarga dan generasi muda agar tidak menjadi korban,” pungkas Budhe Rini.***