Berita

Puluhan Emak-emak di Desa Gedebeg Ikuti Seminar Parenting

×

Puluhan Emak-emak di Desa Gedebeg Ikuti Seminar Parenting

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com)– Puluhan emak-emak Desa Gedebeg, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora antusias mengikuti seminar parenting bertema “Bijak Menggunakan Gadget, Solusi Cerdas Anak Berkualitas yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Blora bekerja sama dengan Pemerintah Desa Gedebeg yang digelar Balai Desa, Sabtu (16/08/2025).

Acara ini diselenggarakan dengan tujuannya untuk memberikan pemahaman kepada para orang tua agar mampu mendampingi anak-anak dalam penggunaan gadget secara bijak di era serba digital.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Gedebeg Mudhori Sigit Pramono menegaskan, pentingnya keterlibatan orang tua dalam mengarahkan anak-anak agar gadget tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga sarana belajar.

“Seminar ini sangat membantu masyarakat kami untuk lebih proaktif mendampingi anak-anak. Gadget bisa menjadi bermanfaat kalau digunakan dengan benar, tapi kalau salah arah justru bisa merugikan. Maka peran orang tua sangat menentukan,” ujar Sigit.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa KKN STAI Muhammadiyah Blora, Joko Lelono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan emas bagi warga, khususnya para ibu, untuk menambah wawasan.

“Kami berharap orang tua tidak hanya membiarkan anak bermain gadget tanpa kontrol. Melalui seminar ini, kita belajar bersama bagaimana membimbing anak agar siap menghadapi perkembangan teknologi,” tutur Joko.

Materi utama disampaikan oleh Lutfi Tadzkiya, yang secara detail memaparkan manfaat dan risiko penggunaan gadget pada anak. Ia menekankan perlunya kebijakan orang tua dalam membuat aturan yang sehat dan seimbang.

“Orang tua sekarang harus lebih melek digital. Jangan sampai kalah dengan anak-anaknya. Bahkan perkembangan Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT atau Quillbot bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar yang positif. Namun, tetap perlu pengawasan agar anak-anak tidak bergantung penuh dan tetap terlatih berpikir kritis serta kreatif,” jelas Lutfi.