Gagalkan Penggelapan 14,95 Ton Pupuk Subsidi, Polisi Mendapat Apresiasi dari Arief Rohman

BLORA, (blora-ekspres.com) -Keberhasilan Polres Blora dalam mengamankan 14,95 ton pupuk bersubsidi, menggerebek sebuah gudang palawija mendapat apresiasi dari wakil Bupati Blora Arief Rohman, Rabu (10/02/2021)

“Kami apresiasi Pak Kalopres Bersama jajaran yang berhasil mengungkap kasus penggelapan pupuk,” jelas Wabup

Pihaknya juga mengaku prihatin di tengah tengah petani saat membutuhkan pupuk seperti ini masih oknum yang menimbun pupuk.

“Kedepan kita akan kerjasama dengan polres untuk memperkuat saber atau satgas pupuk, seperti apa polanya nanti agar bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya

Arief yang juga Bupati terpilih dipilkada serentak 2020 kemarin mengaku kasihan kepada para petani, mengingat harga pupuk mahal dan harga gabah juga turun.

“Kedepan kaitannya dengan RDKK ini, petani petani yang dihutan ini medapatkan akses juga,” terangnya

Arief menambahkan, pengembangan pupuk pupuk organik yang sudah berjalan diberberapa daerah nanti menggunakan pupuk organik.

“Daerah daerah yang sudah mengunakan pupuk organik nanti kita dorong, biar tidak tergantung dengan pupukpupuk kimia,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Polres Blora berhasil melakukan penggerebekan ini berawal dari laporan warga, dimana ada aktifitas yang mencurigakan bahwa pada gudang palawija tersebut dijadikan lokasi penyimpanan pupuk bersubsidi.

Saat melakukan pendalaman dari laporan masyarakat, Satreskrim Polres Blora melakukan penyelidikan. Akhirnya benar ditemukan barang bukti berupa kurang lebih 14,95 ton pupuk yang terdiri dari 200 sak pupuk bersubsidi jenis Phonska, 35 sak pupuk bersubsidi jenis TS atau SP36, kemudian 63 sak pupuk bersubsidi jenis urea, total 14,95 ton.

Diketahui Pupuk bersubsidi tersebut didapatkan dari wilayah Jawa Timur, dan dalam penjualannya dipasaran dijual dengan harga diatas harga yang telah ditentukan oleh pemerintah.***Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.