Ops Ketupat, Petugas Halau Pemudik Masuk Wilayah Blora

BLORA, (blora-ekspres.com) – Tim gabungan beranggotakan dari berbagai unsur TNI, Polri dan Dishub Kabupaten Blora bekerja keras di awal bulan Ramadhan tahun ini dengan memeriksa menghalau semua kendaraan bermotor berpelat nomor luar daerah, terutama bagi para pemudik. Ini sesuai dengan protokol pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran pendemi Covid-19, masyarakat diminta sementara untuk menunda mudik.

Sesuai pantauan di sejumlah pos pantau yang ada disetiap perbatasan antar kota, sedikitnya ada 25 ribu orang perantau yang pulang kampung ke Kabupaten Blora.

“Sesuai data dari posko gugus tugas Covid-19 Kabupaten Blora, Yang sudah warga pulang kampung ada sekitar 25.76 orang,” kata Kabag Ops AKP Supriyo, Minggu (26/04/2020).

“Bersama instansi terkait, lanjut AKP Supriyo, kami melakukan pemeriksaan kendaraan dan juga pengemudiknya di setiap pos pemeriksaan perbatasan yang sudah didirikan di sembilan lokasi yang tersebar di beberapa titik seperti terminal, stasiun kereta api dan batas antar kabupaten.

“Setiap kendaraan yang melintas terutama berpelat nomor Polisi luar daerah, maka akan langsung diberhentikan untuk dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu,” terangnya.

Pemeriksaan yang dilakukan petugas itu meliputi meminta pengendara menunjukkan kartu identitas dan surat kendaraan. Beberapa pengendara yang berniat mudik diminta petugas dan diarahkan untuk putar balik.

“Jika diketahui ada masyarakat yang mudik, dengan terpaksa petugas memberikan pengertian yang humanis mengarahkan untuk putar balik dan menunda mudik sementara waktu. Ini semua demi keselamatan bersama agar pendemi Covid-19 ini bisa segera berakhir,” jelas Kabag Ops.

Untuk itu pihaknya mengharapkan bagi masyarakat Blora yang masih tinggal di kota perantauan agar tidak mudik dulu untuk saat ini.

“Jangan mudik. Patuhi aturan pemerintah demi kepentingan bersama,” pungkas Kabag Ops.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.