BLORA, (blora-ekspres.com) – Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, terus menunjukkan kemajuan pesat dalam pembangunan infrastruktur. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Muhammad Imfroni, sejumlah proyek vital berhasil diwujudkan demi terciptanya kehidupan desa yang lebih aman, nyaman dan mandiri.
Salah satu program yang paling dirasakan manfaatnya adalah pembangunan Jembatan Pandawa Lima serta jalan rigid beton yang didanai melalui Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) 2025 senilai Rp 300 juta. Infrastruktur ini menggantikan akses lama yang sempit dan rawan tergenang air saat musim hujan. Kini, mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah, menjadi lebih lancar dan aman.
“Alhamdulillah dengan adanya jembatan dan jalan baru ini, masyarakat tidak lagi khawatir saat musim hujan. Anak-anak sekolah bisa berangkat dengan aman, dan akses ekonomi juga semakin mudah,” ungkap Kepala Desa Trembulrejo, Muhammad Imfroni, Senin (02/09/2025).
Tak hanya infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah desa juga menjalankan program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) untuk warganya.
“Program ini masih berjalan. Beberapa rumah sudah berhasil kami renovasi, dan ke depan akan terus kami lanjutkan agar lebih banyak keluarga yang bisa merasakan manfaatnya,” jelas Imfroni.
Selain itu, Desa Trembulrejo juga menyiapkan pembangunan talud jalan pertanian dengan anggaran Rp 200 juta dari kas desa. Langkah ini diambil demi mendukung kelancaran aktivitas para petani.
“Rencananya, akses jalan pertanian akan kita bangun agar petani lebih mudah mengangkut hasil panennya. Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Imfroni.
Tak berhenti di situ, Trembulrejo juga menjadi lokasi launching perdana Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, yang bahkan dijadikan percontohan tingkat Kabupaten Blora. Koperasi ini dikelola sepenuhnya oleh warga setempat yang sebelumnya sudah mendapatkan pembinaan. Saat ini, unit usaha koperasi melayani penjualan sembako dan kebutuhan pokok, dengan rencana pengembangan ke sektor lain.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Semua pengurus koperasi berasal dari warga Trembulrejo sendiri. Ke depan, kami akan terus mengembangkan unit usaha agar bisa semakin bermanfaat, apalagi desa kami mayoritas warganya adalah petani dan dekat dengan lingkungan pondok pesantren,” terang Imfroni.
Atas berbagai capaian tersebut, Desa Trembulrejo berhasil meraih penghargaan bidang infrastruktur dari Jawa Pos Radar Bojonegoro. Imfroni mengaku bangga sekaligus menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus bekerja keras.
“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh warga, perangkat desa, dan keluarga besar Trembulrejo. Semoga ini menjadi semangat baru agar desa kita semakin maju,” pungkas Imfroni.***











