Berita

Kuatkan Mental dan Spiritual, Srikandi PLN Siap Hadapi Tantangan di Lingkungan Maskulin

×

Kuatkan Mental dan Spiritual, Srikandi PLN Siap Hadapi Tantangan di Lingkungan Maskulin

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, (blora-ekspres.com) – Berbalut semangat merah putih, ratusan perempuan yang terdiri dari Srikandi PLN UIT JBT, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK), serta tenaga alih daya perempuan, antusias mengikuti kegiatan ESQ Mental Wellness.

Acara yang mengusung tema “Inspiring Srikandi & Woman Empowerment: Balance by Mind, Heart and Soul for A Respectful Workplace” ini digelar oleh Gugus Tugas Srikandi PLN UIT JBT bekerja sama dengan Tim Woman Empowerment HTD. Tujuannya, membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual guna meningkatkan kualitas hidup para perempuan, baik dalam keluarga, lingkungan sosial, maupun dunia kerja.

Champion Srikandi, Rakhmi Prima Devy menegaskan, bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengenali dan mengelola emosinya.

“Melalui kegiatan ini, teman-teman Srikandi, PIKK, dan seluruh peserta dapat belajar untuk mengelola sekaligus me-release emosi. Setelah itu, manfaat luar biasa akan terasa, yaitu menjadi versi terbaik dari diri kita sebagai seorang perempuan,” ungkap Rakhmi Prima, Senin (08/09/2025).

Kegiatan berlangsung interaktif bersama Nia Fiani, trainer profesional di bidang ESQ yang sudah berpengalaman dan tersertifikasi. Ia mengajak peserta untuk melakukan release emosi yang dirasakan, baik positif maupun negatif, agar lebih siap menghadapi tantangan kehidupan.

“Kegiatan ini dapat membantu perempuan menemukan makna lebih dalam dari setiap peran yang dijalankan. Dari situ tumbuh motivasi yang lebih kuat untuk menjadi versi terbaik dari dirinya,” jelas Nia.

Apresiasi besar juga datang dari General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT), Handy Wihartady. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi ruang penting bagi perempuan PLN yang kerap harus beradaptasi di lingkungan kerja yang dominan laki-laki.

“Kegiatan-kegiatan ini memberi ruang bagi perempuan luar biasa yang punya banyak peran, baik di keluarga maupun secara profesional. Meski jumlahnya hanya sekitar 14% di UIT JBT, namun mereka mampu memberi warna berbeda di unit transmisi yang identik dengan suasana maskulin,” tegas Handy.

Melalui penguatan mental, emosional, dan spiritual, para perempuan diharapkan mampu menjaga keseimbangan hidupnya. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memberikan energi positif bagi keluarga, lingkungan kerja, masyarakat, bahkan bangsa. Program ini menjadi langkah nyata menjadikan perempuan lebih tangguh, berdaya, dan menginspirasi.***