BLORA, (blora-ekspres.com) – Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto meraih Radar Kudus Award 2025 sebuah penghargaan prestisius dari Jawa Pos Group yang diselenggarakan oleh Radar Kudus bekerja sama dengan Jawa Pos Jateng TV. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan iklim investasi dan ekonomi di daerah diserahkan langsung dalam sebuah seremoni di Rumah Dinas Bupati Blora, pada Jumat malam (17/10/2025).
Selain menjabat sebagai pimpinan legislatif, Siswanto juga dikenal sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Blora, peran ganda yang dinilai berhasil menjembatani sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.
“Apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkontribusi. Namun bagi saya pribadi, dinilai atau tidak, niat kami tetap sama terus belajar, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama di bidang ekonomi,” ujar Siswanto usai menerima penghargaan.
Lebih lanjut, Siswanto menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat di Blora. Ia menyebut keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama antara pemerintah daerah, DPRD, OPD terkait seperti DPMPTSP dan Dinas Perindustrian, serta dukungan aktif dari LSM, media, dan masyarakat.
“Kami bersyukur, sekarang iklim investasi di Blora mulai menggeliat. Investasi bernilai ratusan miliar rupiah sudah masuk dan beberapa bahkan telah berproduksi. Ini menunjukkan bahwa Blora semakin dipercaya investor,” jelas Siswanto.
Siswanto menambahkan bahwa beberapa faktor kunci yang mendorong minat investor antara lain adalah potensi sumber daya alam, stabilitas keamanan wilayah, ketersediaan infrastruktur, dan kemudahan perizinan.
“Kata kuncinya ada pada potensi daerah dan kondusivitas wilayah. Alhamdulillah, Blora kini lebih siap. Infrastruktur membaik, listrik dan air cukup, dan proses perizinan pun makin mudah. Ini bukti bahwa kita serius membuka pintu investasi,” ungkap Siswanto.
Sejak 2023, Kabupaten Blora mulai menjadi sorotan investor, terutama karena potensi unggulannya di sektor energi seperti minyak bumi dan gas alam. Namun, Siswanto menegaskan bahwa fokus ke depan bukan hanya pada sektor energi, melainkan juga pada pengembangan industri berbasis pertanian (agro-industri).
“Blora punya banyak hasil pertanian. Kalau kita bisa mengolahnya di sini, bukan hanya nilai tambahnya besar, tapi juga membuka lapangan kerja. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk memperkuat ketahanan pangan dan hilirisasi industri,” tegas Siswanto.
Menurut Siswanto, industrialisasi berbasis lokal adalah jalan menuju kemandirian ekonomi daerah.
“Industrialisasi adalah kunci kemajuan. Tapi ini tak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dari semua pihak—pemerintah, swasta, dan masyarakat. Saya yakin, dengan kerja sama yang solid, Blora bisa menjadi daerah maju dan mandiri secara ekonomi,” pungkas Siswanto.











