SEMARANG, (blora-ekspres.com) — Setiawan Hendra Kelana resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah periode 2025–2030 dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jateng yang digelar di Auditorium RRI Semarang, Sabtu (18/10/2025)
Aklamasi terjadi setelah satu-satunya kandidat lain, Imam Nuryanto secara mengejutkan menyatakan mundur usai memaparkan visi misinya. Imam menyebut keputusannya itu sebagai bentuk kedewasaan berorganisasi.
“Visi misi saya ada 10 item, tetapi saya padatkan menjadi tiga saja, yakni mencerdaskan wartawan, melindungi wartawan, serta menyejahterakan wartawan. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai masukan, saya memilih memberi kesempatan kepada Mas Setiawan untuk memimpin PWI Jateng ke depan,” kata Imam.
Meski tanpa tandingan, pimpinan sidang tetap memberikan panggung kepada Iwan sapaan Ketua PWI Jateng terpilih untuk menyampaikan visi-misinya. Dengan nada haru, Setiawan mengaku tiga pekan terakhir menjadi masa paling menegangkan dalam perjalanan karier jurnalistiknya.
“Terima kasih telah menjadi partner selama tiga pekan ini. Saya sampai tidak bisa tidur dan terus deg-degan. Syukur alhamdulillah akhirnya bisa berdiri di sini,” ungkap Iwan.
Dalam paparannya, Iwan menegaskan komitmen membangun PWI yang lebih bermartabat, adaptif, dan terbuka bagi seluruh elemen pers.
“PWI harus kembali menjadi rumah besar yang aman dan inklusif bagi semua wartawan. Selama satu hingga dua tahun terakhir kita sempat menghadapi dualisme. Ke depan, fokus kami adalah membangun kembali kepercayaan seluruh mitra terhadap PWI sebagai organisasi kewartawanan tertua di Indonesia,” tegas Iwan.
Usai resmi terpilih, Iwan, yang juga Sekretaris Redaksi Harian Suara Merdeka sekaligus Komisioner Informasi Publik Jateng ini menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para pemilik suara dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.
“Saya menerima amanah ini bukan sebagai kemenangan pribadi, tapi sebagai panggilan memperkuat marwah jurnalisme Jawa Tengah. Mohon dukungan seluruh senior, pengurus daerah, hingga teman-teman muda PWI,” ujar Iwan.
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang yang menutup Konferprov memberikan selamat dan harapan besar. Ia menyebut momentum kepemimpinan baru harus menjadi era akselerasi PWI Jateng.
“Selamat kepada Mas Setiawan. Kami berharap kepengurusan baru mampu membuat lompatan yang lebih progresif dan memperkuat peran PWI di era disrupsi media,” ucap Zulmansyah.
Anggota DPR RI yang juga mantan Ketua PWI Jateng, Sriyanto Saputro turut menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan demisioner Amir Machmud NS. Ia berpesan agar kepengurusan berikutnya lebih solid dan menyatu.
Konferprov kali ini diikuti 277 pemilik suara sah dari total 366 pemilih tetap (DPT). Acara pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno, dan ditutup secara resmi oleh Sekjen PWI Pusat.
Setiawan Hendra memiliki waktu maksimal 30 hari untuk menyusun struktur kepengurusan bersama tim formatur yang terdiri dari Amir Machmud NS (DKP), Djoko Tetuko (PWI Pusat), Heri Purnomo (Ketua PWI Blora) dan Nina Atmasari (Ketua PWI Kabupaten Magelang).***











