Berita

Bhayangkari Blora Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Ngawen

×

Bhayangkari Blora Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Ngawen

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Puncak musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Blora. Kesulitan mendapatkan air bersih semakin nyata, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah minim sumber air dan selama ini bergantung pada curah hujan.

Kondisi tersebut mendorong Bhayangkari Cabang Blora bersama Bhayangkari Ranting Ngawen turun langsung membantu warga. Sebanyak 10.000 liter air bersih atau dua tangki disalurkan kepada masyarakat di Desa Gondang dan Desa Sumberagung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Selasa (18/08/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 Tahun 2026.

Ketua Bhayangkari Cabang Blora, Merry Inggal Widya, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian Bhayangkari terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.

“Memang bantuan ini tidak banyak, tetapi kami berharap bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Merry.

Menurut Merry, Bhayangkari tidak ingin hanya mengetahui persoalan kekeringan dari laporan, tetapi berupaya hadir dan memberikan bantuan secara langsung kepada warga yang membutuhkan.

Merry menegaskan, Bhayangkari Cabang Blora akan terus memetakan wilayah yang mengalami kesulitan air bersih untuk menentukan lokasi yang membutuhkan bantuan berikutnya.

“Kami akan terus menyisir daerah-daerah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat,” kata Merry.

Penyaluran di Kecamatan Ngawen ini menjadi aksi kedua yang dilakukan Bhayangkari dalam membantu warga terdampak kekeringan. Sebelumnya, bantuan air bersih juga disalurkan melalui Bhayangkari Ranting Banjarejo beberapa hari lalu.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri, Bhayangkari dan masyarakat. Kehadiran Bhayangkari yang turun langsung menyerahkan air bersih dinilai bukan sekadar membantu memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga memberikan pesan bahwa masyarakat yang terdampak kekeringan tidak sendirian menghadapi musim kemarau.

“Ini aksi kedua kami membantu warga terdampak kekeringan. Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendirian menghadapi sulitnya mendapatkan air bersih,” terang Merry.

Sementara, Kepala Desa Gondang, Bambang Iswanto juga turut mendampingi warganya saat menerima bantuan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bhayangkari Cabang Blora.

Bambang mengatakan, kondisi warga di desanya memang cukup memprihatinkan karena pasokan air bersih semakin sulit diperoleh.

“Warga kami memang benar-benar kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat,” kata Bambang.

Bambang menjelaskan, pemerintah desa sebenarnya telah berupaya mencari solusi permanen dengan membangun sarana penyediaan air bersih sekaligus mencari sumber air baru. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya membuahkan hasil.

“Untuk penanganan permanen, kami sudah berupaya membangun sarana air bersih dan mencari sumber air. Tapi kalau dilakukan pengeboran, air yang keluar justru asin,” ungkap Bambang.

Kondisi itu membuat warga masih harus mengandalkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.

Bambang berharap bantuan serupa dapat terus dilakukan sembari pemerintah dan pihak terkait mencari solusi jangka panjang agar persoalan kekeringan di Desa Gondang tidak selalu berulang setiap musim kemarau.***