Bupati Imbau, Karnaval dan Lomba Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Ditiadakan

BLORA, (blora-ekspres.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di masa pandemic Covid-19 ini akan diselenggarakan secara sederhana, terbatas, namun tetap khidmat.

“Kita sudah mendapatkan draf, pedoman tata upacara dari pemerintah,” kata Bupati Blora dalam konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora, Senin (13/07/2020).

Oleh karena itu, katanya, perlu disampaikan kepada seluruh warga masyarakat, termasuk para camat, kepala desa sampai dengan tingkat bawah. Kabupaten Blora dilaksanakan terbatas.

“Semuanya serba terbatas. Renungan suci juga terbatas dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan,” imbuhnya

Besok, lanjut Bupati, kegiatannya hanya pokok-pokok saja. 14 Agustus 2020 mendengarkan pidato Presiden baik sidang MPR RI, Hari Kemerdekaan RI, maupun pidato dalam rangka pengantar rencana undang-undang, keuangan APBN Republik Indonesia tahun 2021.

Kemudian pada 17 Agustus 2020 dilanjutkan upacara. Upacara pertama di halaman Pemkab Blora dalam jumlah kecil yang nanti akan diatur oleh Sekda Blora. Sementara yang lain bisa mengikuti secara virtual di tiga tempat yang telah ditentukan.

“Dinas Pertanian Ketahanan Pangan, Bappeda dan DPPKAD. Itu tentang upacara, jam 07.00 pagi,” tambahnya.

Pelaksanaan upacara Detik-Detik Proklamasi dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora dengan peserta terbatas.

Hanya diikuti, Bupati, Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, politikus dan sebagainya. “Yang lain tetap mengikui secara virtual di tempat yang sudah kita tentukan,” tambahnya.

Kegiatan lainnya yang melibatkan banyak masyarat seperti bakti sosial, karnaval atau pawai pembangunan.dan lomba-lomba juga tidak ada lagi.
Menurut Bupati, kita tunda terlebih dahulu karena situasi lagi pandemi Covid-19. Baik di tingkat Kabupaten Blora maupun di tingkat kecamatan.

“Sekali lagi, saya minta kepada Camat, untuk sementara lomba-lomba ditiadakan. Pawai, karnaval ditunda terlebih dahulu,” pintanya.

Bupati memahami, keinginan warga masyarakat sangat luar biasa untuk mengadakan pawai dan karnaval.

“Oleh karena itu, kita cegah terlebih dahulu. Karena di saat itulah tidak tekontrol jarak antar orang dan dimungkinkan penularan virus akan banyak terjadi. Oleh karena itu saya minta perhatiannya kepada teman-teman semuanya, baik OPD, Camat maupun Kades,”tambahnya.

Kali ini,katanya, semua upacara dan kegiatan dilaksanakan secara sederhana karena adanya pandemi Virus Covid -19***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.