Cetak Calon Pemimpin, PAC GP Ansor Cepu Gelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar

BLORA, (blora-ekspres.com) – PAC GP Ansor Cepu, Blora menggembleng sebanyak 59 kader muda terbaiknya sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) di aula MTs Darul Fallah, Tambakromo, Cepu, Blora.

Acara yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen Zubair ini, sebagai salah satu upaya menyiapkan untuk menjadi calon-calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Kurun waktu sepuluh tahun terakhir, eksistensi Gerakan Pemuda Ansor di Kabupaten Blora, khususnya Cepu mulai kembali menggeliat bangkit. Kondisi ini tidak lepas dari makin banyaknya kegiatan yang dilakukan organisasi Banom NU di Blora,” ujar Gus Yasin sapaan akrab Taj Yasin Maimoen Zubair ini.

Lebih lanjut, Gus Yasin juga mengaku pernah terlibat langsung dalam kepengurusan GP Ansor dan kepengurusan PW Ansor Jawa Tengah.

“Saya pernah terlibat langsung dalam kepengurusan GP Ansor antara tahun 2013 hingga 2015 dan juga pernah aktif di kepengurusan PW Ansor Jawa Tengah. Saya melihat, geliat kebangkitan GP Ansor sejak tahun 2010,” kata Gus Yasin.

Sebagai organisasi terbesar, kata Gus Yasin, NU berdiri melalui proses dan tahapan panjang. Mulai dari Nahdlatut Tujjar dan nahdlah-nahdah yang lain. Begitu juga dengan GP. Ansor.

Gus Yasin menegaskan, pengkaderan yang sistematis sangat penting dan krusial dalam perkembangan sebuah organisasi. Terlebih di NU dan Ansor yang merupakan organisasi terbesar di Indonesia.

“Setiap kader yang masuk dalam struktur kepengurusan harus melalui jenjang pengkaderan terlebih dahulu. Baik itu NU maupun Ansor,ā€¯tegasnya.

Lebih lanjut Wakil Gubernur menegaskan, sebagai generasi muda nahdliyin, kader Ansor harus siap menjadi bentengnya organisasi Nahdlatul Ulama.

“Untuk peserta PKD selamat mengikuti proses pengkaderan demi berkhidmat di NU melalui Ansor untuk kejayaan Islam Nusantara di Kota Cepu,” pesan Gus Yasin

Sementara Ketua Panitia PKD, Mohamad Nashiruddin Aziz mengatakan, PKD ini diharapkan lahirkan kader penggerak GP Ansor yang mumpuni. Dengan demikian pengkaderan di tingkat anak cabang dan ranting tetap berjalan.

Selain itu, para kader diharapkan juga memiliki kapasitas dan kemampuan yang andal.

“Kader yang siap mengawal dan menjadi dinamisator organisasi Ansor di tingkat pimpinan anak cabang dan pimpinan ranting,” ujar Aziz kepada blora-ekspres.com melalui sambungan Whats App.

Lebih lanjut, Aziz mengungkapkan, bangsa Indonesia di masa mendatang sangat membutuhkan sosok-sosok muda yang berjiwa tangguh dan mampu bertindak cermat dalam mengatasi persoalan yang kian kompleks. Pemimpin yang tangguh tidak sekadar mumpuni secara intelektual, tetapi juga matang dalam spiritual dan emosionalnya.

PKD kali ini diikuti 59 peserta dari 17 ranting Ansor yang ada di Kecamatan Cepu dan beberapa delegasi dari PAC terdekat.

“Peserta pelatihan tingkat PAC di Ansor ini dipilih melalui proses seleksi yang sangat ketat. Dari 63 pendaftar, 59 yang dinyatakan lolos dan berhak ikut PKD,” terang Aziz.

Calon peserta sebelumnya telah melalui proses screening kepada calon peserta PKD, lanjut Aziz, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan yang biasanya berlangsung hingga tiga hari dipadatkan menjadi satu hari dengan menerapkan protokol kesehatan.***Red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *