Lagi, Fenomena Alam Semburan Air Bercampur Gas Terjadi di Blora

BLORA, (blora-ekspres.com) – Setelah semburan lumpur bercampur gas beracun menghebohkan warga Kecamatan Jati, Kabupaten Blora pada akhir Agustus 2020 lalu, kini sebuah fenomena alam semburan air bercampur gas beracun kembali terjadi di Kabupaten Blora.

Semburan air bercampur gas beracun tersebut berasal dari bekas sumur minyak peninggalan jaman Belanda yang berlokasi di Desa Plosorejo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Menurut keterangan Kapolsek Kunduran, Iptu Lilik Eko Sukaryono fenomena alam ini berada dibekas sumur minyak tua peninggalan jaman Belanda.

Muncul sebuah semburan kecil disekitar lokasi, sehingga menyebabkan air tersebut membentuk lingkaran, mirip kubangan besar.

Anehnya air itu tidak mengalir ke sekeliling, hanya berputar disitu saja. Warna airnya keruh, ditengahya seperti ada semburan kecil.

“Ya, di desa Plosorejo. Bekas sumur minyak peninggalan Belanda. Ini kita beri police line untuk keamanan,” ucap Kapolsek Kunduran Iptu Lilik Eko Sukaryono melalui sambungan telepon (03/09/2020)

Menurutnya semburan itu sudah lama, apalagi disetiap musim kemarau seperti ini. Semburanya semakin besar.

“Dimusim kemarau seperti saat ini, semburanya agak besar, tapi ya tidak melebar disitu saja,” terangnya.

Senada juga diutarakan Kepala Desa Plosorejo, Suwignyo. Semburan tersebut sudah lama terjadi.

“Bahkan, warga juga sudah mengetahui bahayanya jika mendekati semburan gas dari sumur tua tersebut,” terang Kades Plosorejo.

Bahkan, lanjut Suwignya, konon juga pernah ada hewan sapi yang meninggal ketika mendekati lokasi sumur tua tersebut.***(Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.