Pemkab Blora Gelar Baksos di Desa Nglebak

BLORA. BE – Untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-270, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah mengadakan serangkaian kegiatan. Diantaranya, bakti sosial (baksos) di desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, Senin (16/12/2019).

Baksos dilakukan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dindukcapil), Dinas Peternakan dan Perikanan (DPP), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Penanggulnag Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Blora.

“Kegiatan tersebut dilaksanakan serangkaian kegiatan Jadi Kabupaten Blora pada tahun ini,” kata Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Blora Purwadi Setiono mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho di Balai Desa Nglebak.

“Mewakili Bapak Bupati Blora, kami mengapresiasi kegiatan bakti sosial ini. Harapannya bisa bermanfaat dan mendorong warga untuk berdaya membangun desa. Dan saya yakin di Desa Nglebak sudah ada perubahan dibandingkan ketika saya bertugas selama 15 tahun lalu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora, Indah Purwaningsih menyampaikan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan dalam baksos di Desa Nglebak.

Diantaranya. Pembagian sembako, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kebencanaan, pelayanan administrasi kependudukan, pemberian vitamin dan pemeriksaan kebuntingan hewan ternak, penanaman bibit penghijauan, buku bacaan perpustakaan serta kepengurusan perijinan.

Selain itu, ujar Indah, dipilihnya desa Nglebak karena dinilai masih ada yang belum tahu lokasi wilayahnya.

“Dan Kepala Desa menyampaikan bahwa Desa Nglebak termasuk wilayah desa tertinggal,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kepala Desa, lanjutnya, jumlah penduduk desa Nglebak sebanyak 3.335 jiwa.

Tetapi yang masuk di Basis Data Terpadu (BDT) Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) ada 2.211 warga.

“Berarti hampir 70 persen warga desa miskin. Untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ada 527 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian Program Keluarga Harapan (PKH) 315,” jelasnya.

Oleh karena itu, berdasarkan petunjuk Bupati Blora, lanjur Indah, yang biasanya dalam baksos hanya diberikan bantuan 100 hingga 150, namun di desa Nglebak sebanyak 200 paket sembako.

“Jadi untuk Desa Nglebak diapresiasi oleh Bapak Bupati Blora. Tetapi dari 200 tadi, Bapak Kepala Desa masih minta tambah lagi 15. Saya sempat tanya, apakah 15 itu sudah masuk BDT, ternyata belum, sehingga segera dilaksanakan Musdes kemudian masuk BDT dan bisa nambah kuota,” terangnya.

Dikatakannya, untuk pelayanan Adminduk dilayani ofline karena sinyalnya kesulitan. Selain itu, dirinya juga meyampaikan terkait BPNT di Nglebak hanya ada satu E-Warung padahal BPNT ada 527 KPM.

“Padahal E-Warung itu maksimal hanya melayani 250 KPM. Sementara E-Warung yang satu tidak bisa melayani karena kesulitan sinyal. Akhirnya warga KPM harus mengambil di daerah lain, sehingga kami mohon petunjuk dari Bapak Bupati Blora,” katanya.

Sedangkan dari DPMPTSP melayani kepengurusan seperti SIUP dan HO.

Kepala Desa Nglebak, Sudarto menyampaikan ucapan terimakasih atas pelaksanaan baksos di wilayah desanya, sebab wilayah desanya termasuk desa tertinggal yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten.

“Terimakasih atas dukungn dari semuanya. Semoga melalui baksos ini mendukung pemerintahan desa dan warga Nglebak baik dari segi pembangunan, informasi, pelayanan dan pemberdayaan,” ujarnya.

Warga setempat tampak senang memperoleh bantuan dan pelayanan kesehatan gratis dari Pemkab Blora.

Sudar, salah satu warga desa Nglebak mengaku baru kali ini desanya menjadi lokasi penyelenggaraan baksos dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora.

“Desa kami memang jauh dari kota sehingga jarang ada bantuan yang datang kesini. Semoga baksos ini bisa dirasakan manfaatnya oleh semua warga desa. Terimakasih untuk Pemkab Blora,” katanya

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Kepala OPD Blora, Forkompimcam Kradenan, Perhutani, BUMN/BUMD, Kepala Desa sekitar desa Nglebak dan undangan lainnya.***(Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.