Pemuda HKTI Blora Dibentuk, Diharapkan Menjadi Solusi Pertanian

BLORA, BE – Ketua Pemuda Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Tengah, Heriwanto menggelar pertemuan dengan pemuda tani, komunitas dan pengusaha tani di Kabupaten Blora.

Pertemuan dilaksanakan di ruang pertemuan gedung DPRD Kabupaten Blora, Sabtu (14/12/2019), lalu.

Heriwanto mengungkapkan, pemuda sekarang ini sangat apatis dengan pertanian, ketika mendengar petani dalam pikiran mereka adalah sawah, cangkul dan sabit.

Heri menuturkan guna menepis tanggapan minor tersebut, Pemuda HKTI Jawa Tengah membuat pola program menarik pemuda untuk bergelut di pertanian.

“Salah satu cara yang akan kami lakukan adalah melakukan pendekatan kepada teman teman khususnya pendekatan kewirausahaan, kita akan masuk di bisnisnya agar teman teman pemuda tertarik, ” jelasnya.

Heri menyebutkan, saat ini sangat penting dan sudah seharusnya regenerasi dalam dunia pertanian menjadi perhatian semua pihak.

“Permasalahan di pertanian di Indonesia saat ini hanya satu di antaranya soal regenerasi petani. Bahkan dari lulusan pertanian sendiri lebih banyak memilih kerja kantoran daripada menjadi petani. Profesi sebagai petani dianggap suram. Padahal petani lebih muda dan bisa kaya,” lanjut pria asli Wonogiri ini.

Dengan kondisi yang ada saat ini, Heri mengajak petani muda Blora, untuk bisa berkontribusi dan menjadi bagian solusi untuk memajukan pertanian solusi di Blora.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Blora, Siswanto yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, hadirnya kepengurusan Pemuda HKTI Blora yang diharapkan berkontribusi untuk kemajuan pertanian.

“Keberadaan pemuda HKTI di Blora sangat penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Blora,” jelasnya.

“Kita apresiasi semua komponen masyarakat yang niatnya membangun pertanian termasuk Pemuda HKTI Blora yang baru dilantik Januari 2020 nanti. Kita terbuka lebar dan siap mendampingi selama sesuai aturan,” terangnya.

Menurutnya semua sektor tentu ada permasalahan termasuk di pertanian. Dengan hal itu diharapkan hadirnya Pemuda HKTI di Blora bisa berkontribusi untuk menjadi solusi.

“Kemudian harapan kita bukan hanya sekedar masuk sebagai penyambung informasi atau aspirasi petani, namun HKTI dan Pemuda HKTI Blora harus langsung bersentuhan dan terlibat sebagai pelaku di sektor pertanian,” harapnya.

Di sektor pertanian saat ini, lanjut politikus partai Golkar, yang menjadi tantangan bersama yakni di SDM. Jika dilihat dari data yang ada, petani dari sisi pendidikan masih didominasi berpendidikan rendah. Bahkan tidak sekolah.

“Oleh karena itu, mendorong SDM petani itu sangatlah penting. Petani berpendidikan tentu akan lebih lengkap bekalnya. Meskipun tidak menjamin harus juga ditambah dengan bimbingan teknis atau pelatihan saja,” sebutnya.

Siswanto berharap, pemuda HKTI Blora segera dilantik. “Pengurus Pemuda HKTI Blora mohon segera dilantik. Mari bangun sinergi dan ikut terlibat aktif dalam mengawal program pemerintah yang bergerak di sektor pertanian,” harapnya.

“Kepada pengurus yang akan dilantik mari menjadi solusi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.***(Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.