Prihatin Jalan Berlubang, Warga Gedebeg Inisiatif Tutup dengan Grosok

BLORA, BE – Jalan berlubang yang dapat menyebabkan kecelakaan membuat prihatin warga Blora. Seperti jalan berlubang di ruas jalan Sambonganyar, Gedebwg, Randualas membuat warga berinisiatif menutup lubang dengan grosok.

“Karena sudah lama, lubangnya besar serta membahayakan pemakai jalan, sering pemakai jalan mengalami kecelakaan lalu lintas,” tutur Sumarsono, warga desa Gedebeg Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora saat ditemui Blora Ekspres di lokasi, Kamis, (26/12/2019) pagi.

Mar Gaplon, sapaannya menambahkan dirinya menutup jalan berlubang menggunakan grosok diibantu dengan 5 warga lain ini pun mulai menutup lubang jalan sejak pukul 06.00 WIB.

“Tadi mulai pukul 06.00 WIB dan rencana sampai selesai. Kami tambal jalan sampai sehabisnya grosok yang ada kira-kirq sepanjang 30 meter ” terang dia.
Menurutnya, kegiatan penambalan lubang dengan grosok ini dengan harapan dapat melancarkan arus lalu lintas sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan roda dua dan roda empat saat melintas.

Lebih lanjut, Mar Gaplon menambahkan, pihaknya ingin ada perhatian khusus Dinas terkait untuk menambal jalan berlubang. Apalagi memasuki musim penghujan, jalan berkubang dan sangat licin.

“Dinas terkait diharapkan tanggap atas rusaknya infrastruktur jalan di jalur ini,” imbuhnya.

Mar Gaplon berharap, agar petugas Dinas terkait harus aktif menambal sementara jalan berlubang demi menghindari kecelakaan.

“Kasihan para pengguna jalan, apalagi ini merupakan jalan jalur vital bagi masyarakat,” lanjutnya.

Adanya kegiatan tersebut, Kepala DPUPR Kabupaten Blora, Samgautama Karnajaya mengapresiasi warga yang telah melakukan penutupan lubang jalan.

“Kami mengapresiasi kegiatan masyarakat yang peduli setidaknya dari sini pemda bisa membuka mata adanya peran serta masyarakat. Secepatnya, kami akan melakukan pengecekan lokasi,” ujar Samgautama.

“Beberapa waktu, kami juga telah menindak lanjuti informasi dari warga dengan adanya lubang yang berada di jembatan di ruas jalan tersebut. Dan sudah kami tutup,” terang.

“Dan semoga kami bisa segera melakukan perbaikan secara permanen, bukan grosok yang sifatnya hanya untuk sementara,” harap Samgautama.***(Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.