Setelah Tiga Bulan Ditutup, Pasar Pon Blora Kembali Dibuka

BLORA, (blora-ekspres.com) – Setelah hampir tiga bulan ditutup, hari ini, pasar hewan yang terletak di Jalan Taman Makam Pahlawan di Kabupaten Blora, dibuka kembali, Selasa (16/06/2020).

Dibukanya kembali pasar ini untuk menyeimbangkan perekonomian menuju tatanan kehidupan normal baru (New Normal) di Kabupaten Blora.

“Untuk pembukaan awal ini pukul 11.00 tutup. Jadi dari mulai pukul 10.00 sudah diberikan himbauan persiapan untuk pulang. Ini sudah mulai kukutan (memberesi dagangan),” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Sarmidi.

Kepala Dindagindagko.Blora, Sarmidi, bersama Forkopimcam Blora, Polisi Pamong Praja, dan sejumlah pejabat terkait, hadir memantau dan mengawasi para pengunjung yang beraktivitas di pasar hewan itu.

Kepala Dindagkop UKM Blora, Sarmidi, bersama Forkopimcam Blora, Polisi Pamong Praja, dan sejumlah pejabat terkait, hadir memantau dan mengawasi para pengunjung yang beraktivitas di pasar hewan itu.

”Untuk pemantauan dan pengawasan, jajaran kami didukung Forkompincam, dengan aktif keliling dan mengingatkan untuk jaga jarak,” tambah Kepala Dindakop UKM Blora itu.

Sarmidi menegaskan, semua pengunjung wajib menjalani tatanan kehidupan baru (New Normal), dan patuh terhadap protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah.

Tak hanya dipantau, suhu tubuh pengemudi beserta asisten pengemudi angkutan juga dicek secata teliti, dengan alat thermo gun.

”Semua harus pakai masker bagi yang lupa atau tidak pakai masker, kami sediakan gratis,” terang Sarmidi.

Dijelaskan dia, penataan hewan juga tidak sembarangan, dan sudah ditertibkan dari mulai sapi, sesuai jenis seperti pedetan, bakalan, bunting serta kambing. Para pedagang aneka peralatan pertanian, kuliner dan lainnya juga ditata dengan menerapkan jaga jarak.

”Kami berharap semuanya sehat, berkah dan aman dari penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Namun masih ada sebagian pengunjung tidak memakai masker.

“Untuk mengantisipasi yang tidak bawa masker kita kasih dulu,” ungkapnya.

Bagi warga yang tidak memakai masker, lanjutnya, pihaknya sudah menyediakan 2.000 masker.

Selain itu juga disediakan pihaknya juga menyediakan fasilitas cuci tangan di beberapa tempat, hand sanitizer dan sabun.

“Untuk kali ini bagi yang tidak pakai masker, kita berikan masker, namun untuk selanjutnya bagi pengunjung maupun pedagang yang tidak pakai masker kita suruh balik,” imbuhnya.

Tampak para petugas gabungan dari Polsek, Koramil Blora. Satpol PP dan Dinas Kesehatan sibuk membagikan masker gratis kepada para pengunjung yang masih tidak memakai masker.

Parmin (52), salah satu pedagang jasa servis lampu menilai bahwa protokol kesehatan yang dilakukan pihak pasar cukup baik.

“Pengunjung yang tidak membawa masker dikasih masker, nanti kedepannya juga terbiasa,” ujarnya.

Di lain sisi, Wawan (39) pedagang sparepart kendaraan bekas melihat bahwa dengan penutupan pasar hewan dan pembukaan mall selama ini dirasanya kurang pas.

“Ya, agar perekonomian tetap berlangsung. Pasar Pon selama ini ditutup, namun Luwes dan Pasar Sidomakmur tetap dibuka. Ini kurang pas. Jadi dengan dibukanya pasar hewan ini lebih baik,” tandasnya.

Diharapkan dibukanya kembali pasar hewan di era New Normal ini tetap mematuhi protokol kesehatan, sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Blora.***(Red/Ely)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.