Scroll untuk baca artikel
Example 300x600
Example floating
Example floating
Example floating
Pemerintahan

Siswanto : Warga Blora Sangat Bertoleran

×

Siswanto : Warga Blora Sangat Bertoleran

Sebarkan artikel ini

BLORA, (blora-ekspres.com) – Melihat data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Blora, menurut Siswanto, maka menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia dirayakan berbeda dari tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19 yang melanda seluruh belahan dunia.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto saat menyampaikan perkembangan Covid-19 melalui konferensi pers di posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, Senin (03/08/2020).

“Kenyataan pahit ini harus kita hadapi dan menjadi cambuk untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dimana upaya preventif (pencegahan) akan didahulukan daripada kuratif (pengobatan),” ucapnya.

Dikatakannya, cobaan pandemi melahirkan semangat meningatkan kembali rasa persaudaraan antar sesama warga Blora dengan kecerdasan intelektual yang dilandasi jiwa kemanusiaan yang tinggi dan tidak mengucilkan/memusuhi penderita, namun bahkan mendampingi para penderita dengan semangat dan perhatian.

“Ini membuktikan bahwa warga kabupaten Blora sangat toleran dalam semangat kebersamaan sebagaimana dicontohkan para pejuang yang telah berjuang tanpa rasa takut dan tanpa menghitung akan dapat apa,” ungkapnya.

Kondisi inilah, lanjut Siswanto, yang membuat kondisi di Kabupaten Blora relatif lebih tenang dan kondusif.

“Kita semua mengemban misi bersejarah ‘menjadi pemenang’ dalam persaingan global pasca pendemi Covid-19,” kata dia.

Perlu diketahui, Siswanto melanjutkan Kasus Konfirmasi Tanpa Gejala (Orang Tanpa Gejala) 1.200, terdiri proses pemantauan 177, selesai pemantauan 1.022 dan meninggal 1 orang.

Kemudian, Kontak Erat (Orang Dalam Pemantauan) 1.095, proses pemantauan 19, selesai pemantauan 1.062 dan meninggal 14 orang.

Kasus Suspek (Pasien Dalam Pengawasan) 100 orang, terdiri pengawasan 14 orang, meninggal 14 (PCR negatif-bukan Covid-19), meninggal 5 (menunggu hasil swab), meninggal 8, selesai pengawasan 59 (negatif).

Selanjutnya, Rapid Test 113 orang, terdiri screening 86, OTG 3, ODP 14 dan PDP 10.

Berikutnya, Kasus Konfirmasi Covid-19 (positif) sebanyak 144, dirawat 48, selesai isolasi (sembuh) 87 dan meninggal 9 orang.

Mudah-mudahan, tambahnya, semua musibah serta penyebaran pendemik dunia ini dapat diatasi.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan serta lindungan-Nya, sehingga bangsa dan negara kita diselamatkan dari wabah penyakit,” harapnya.

Kepada seluruh warga Blora, Siswanto meminta untuk tetap tenang, tidak panik dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 ini bisa kita hambat dan kita stop.

Hadir mendampingi konferensi pers kali ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Hendi Purnomo dan Direktur RSUD dr R Soeprapto Cepu, dr Fatkhur Rokhim.***(Red/Ely)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *