BLORA, (blora-ekspres.com) – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Cahyo Heriyanto Agus Kristiono (55), warga Kelurahan Ngawen, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Kamis (14/08/2026) pukul 13.00 WIB.
Kebakaran yang terjadi tersebut, diduga dipicu minyak goreng yang meluap dari wajan saat digunakan untuk menggoreng ayam krispi. Minyak kemudian tersulut api kompor hingga kobaran api menjalar ke bagian bangunan.
Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono mengatakan, kejadian bermula ketika Ahmad Hasan Muntohar (28) sedang menggoreng ayam krispi di dapur warung.
“Minyak goreng yang digunakan melebihi kapasitas wajan. Minyak kemudian tumpah dan tersulut api dari kompor sehingga terbakar dan meluap ke bagian sekitarnya,” kata AKP Lilik Eko Sukaryono.
Mengetahui api mulai membesar, Hasan bersama dua teman kerjanya, Siti Febrianti (21) dan Siti Untari (22), berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghentikan kobaran api.
“Sudah berusaha dipadamkan menggunakan APAR, tetapi api tidak berhasil dipadamkan,” jelas AKP Lilik Eko.
Kondisi tersebut kemudian diketahui Agus Subagyo (52). Ia lantas menghubungi pemilik rumah untuk memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran.
Pemilik rumah kemudian segera meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Ngawen dan menghubungi Polsek Ngawen.
Petugas Damkar Kecamatan Ngawen bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 13.30 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak semakin meluas.
Usai kebakaran terkendali, Kapolsek Ngawen bersama anggotanya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga sumber api berasal dari minyak goreng yang tumpah atau meluap dari wajan dan kemudian tersulut api kompor.
“Dari hasil olah TKP, dugaan sementara kebakaran disebabkan minyak goreng yang meluap atau tumpah dari wajan, kemudian terkena api kompor dan terbakar,” ungkap AKP Lilik Eko.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kerusakan dan barang yang terbakar di antaranya atap rumah berbahan kayu berukuran 8×10 sentimeter, satu almari pakaian berbahan kayu, serta satu unit televisi.
AKP Lilik Eko mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memasak, terutama ketika menggunakan minyak goreng dalam jumlah banyak.
“Jangan meninggalkan proses memasak, terutama saat menggunakan minyak goreng. Pastikan kapasitas minyak sesuai dengan ukuran wajan dan kondisi kompor tetap terpantau,” pesan AKP Lilik Eko.***











